SEMARANG, INIKAMPUS – Tim peneliti dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unversitas Diponegoro memberikan pendampingan dalam Forum Kader NU ke-5, di Demak, Kamis (8/1/2026).
Forum terselenggara oleh Lakpesdam PWNU Jawa Tengah dengan peserta kader dari wilayah pantura.
Tim Undip yang di bawah pimpinan Dr. Laila Kholid Alfirdaus, M.PP. aktif melakukan pendampingan metodologis.
Fokus utama pendampingan membantu warga dan kader desa mengidentifikasi serta mendokumentasikan persoalan sosial secara sistematis.
”Kehadiran tim dari kampus untuk memberikan kerangka analisis terhadap pengalaman empiris para kader dengan mendampingi penggalian cerita dari lapangan agar dapat menjadi data yang kuat untuk advokasi kebijakan publik,” ujar Dr. Laila.
Output Akademis: Dari Desa ke Muktamar
Poin penting pendampingan adalah persiapan menuju Muktamar Ilmu Pengetahuan Ke-4 2026.
Data dan temuan yang terkumpul selama forum akan menjadi bahan bagi tim akademisi untuk sebuah buku ilmiah.
Keterlibatan Undip dalam mendampingi perumusan buku ini menjadi jembatan penting agar dinamika di desa dapat beranjak ke level diskursus akademis.
Ketua Lakpesdam PWNU Jawa Tengah, M. Zainal Anwar menyebutkan, pendampingan Undip sangat membantu dalam memberikan struktur pada gagasan-gagasan praktis kader.
Sinergi ini menunjukkan kampus memiliki peran vital sebagai mitra strategis dalam memperkuat daya kritis masyarakat sipil.
Kolaborasi ini menegaskan tren positif di dunia pendidikan tinggi, yakni riset tidak hanya tersimpan di perpustakaan, tetapi terjun langsung mendampingi perubahan sosial di tengah masyarakat. (Nayla Farha)

