PEKALONGAN, INIKAMPUS – Program Studi Akuntansi Syariah (Aksya) Universitas Islam Negeri (UIN) Gusdur Pekalongan, Jawa Tengah menggelar pelatihan public speaking, Rabu (3/12).
Pelatihan itu bagi mahasiswa yang akan mengikuti program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam itu sebagai bekal soft skill sebelum mahasiswa turun langsung ke dunia kerja.
Ade Gunawan, M.M. Ketua Program Studi Akuntansi Syariah mengungkapkan, pelatihan lahir dari kebutuhan kampus untuk menyiapkan lulusan agar tak hanya kuat kemampuan teknis.
“Lebih dari itu, percaya diri saat berbicara,” tandasnya.
Ia menekankan, pada program magang, mahasiswa akan sering menjelaskan tugas, mempresentasikan laporan, dan berkomunikasi dengan atasan dan rekan kerja.
Menurutnya, kemampuan menyampaikan ide secara runtut dan santun menjadi bagian penting dari profesionalitas mahasiswa.
“Selama ini kami banyak fokus pada kompetensi akuntansi Syariah,” katanya.
Ia berharap melalui pelatihan public speaking ini mahasiswa juga luwes saat berbicara di depan orang lain, baik perkenalan, rapat, maupun presentasi hasil magang.
Ia juga berharap, selepas pelatihan, mahasiswa lebih siap tampil dan meninggalkan kesan positif di instansi mitra.
Hadir sebagai narasumber, Naila Farha, S.Pd., M.A., dosen yang juga praktisi public speaking.
Dia membawakan materi seputar dasar-dasar public speaking dan praktiknya di lingkungan kerja.
Naila mengajak peserta mengurai hal-hal yang sering membuat gugup, lalu memberikan teknik sederhana untuk mengatasinya.
Teknik itu mulai dari pengaturan napas, menyusun kalimat pembuka, hingga cara menyusun laporan progres satu menit.
Mahasiswa juga berlatih menyampaikan perkenalan diri dan simulasi menjawab pertanyaan atasan secara bergantian.

