PEKALONGAN, INIKAMPUS – Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan ini meluncurkan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek).
Rektor UIN Gus Dus, Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag mengungkapkan, penambahan fakultas mempertegas posisi UIN Gus Dur sebagai pencetak talenta digital masa depan.
“Fakultas Saintek hadir dengan proyeksi program studi yang saat ini sangat dibutuhkan oleh dunia industri,” kata Rektor kepada iniKampus, Senin (12/1/2025).
Prodi unggulannya antara lain Sains Data (Data Science), Bisnis Digital, dan Teknologi Informasi.
Kehadiran tiga prodi baru ini akan melengkapi 27 program studi yang sudah ada sebelumnya.
Hal ini menjadikan UIN Gus Dur sebagai salah satu destinasi pendidikan tinggi di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.
Lingkungan Belajar Asri
Selain keunggulan kurikulum, Fakultas Saintek memiliki berbagai fasilitas di kampus pusat, Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen.
Suasana perbukitan yang asri menjadi harapan suasana nyaman bagi mahasiswa dalam bereksperimen dan berinovasi di bidang teknologi.
Dari sisi sumber daya manusia, UIN Gus Dur memiliki dosen ahli dan enam guru besar untuk mengawal kualitas akademik fakultas baru ini.
Rektor mengharapkan Fakultas Saintek menjadi motor pengembangan riset, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin yang mendukung visi perguruan tinggi Islam yang unggul dan transformatif.
Ia menegaskan, meski fokus pada sains modern, aspek humanisme dan spiritualitas tetap menjadi fondasi utama.
Hal ini sejalan dengan filosofi tokoh kemanusiaan K.H. Abdurrahman Wahid yang namanya diabadikan sebagai nama kampus. (Nayla Farha)

