SEMARANG, INIKAMPUS – Dekan Fakultas Teknik Universitas Diponegoto (Undip) Semarang, Prof. Jamari, meraih Science and Technology Award 2026.
Indonesia Toray Science Foundation memberikan penghargaan itu dalam 32nd Presentation Ceremony.
Panitia menggelar acara di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta, pada Kamis, 12 Februari 2026.
Prof. Jamari mengembangkan teknologi dual mobility total hip prosthesisb dengan merancang sambungan tulang panggul buatan dengan jangkauan gerak optimal.
Ia meneliti desain tersebut melalui riset berjudul “Design and Development of Dual Mobility Total Hip Prosthesis Accommodate Muslim Prayer (Salat) Movements”.
Inovasi itu, menurutnya, membantu pasien beraktivitas harian.
“Selain itu, teknologi tersebut mendukung gerakan salat yang memerlukan kekuatan panggul stabil,” kata Prof. Jamari.
Tetap Produktif saat Menjabat
Prof. Jamari menegaskan, jabatan tidak boleh menghentikan riset.
“Motivasi saya ikut ini, walaupun kita sebagai pejabat, tetapi dosen harus menjadikan riset bagian tidak terpisahkan,” kata Prof. Jamari.
Ia pun mengajak rekan dosen tetap produktif.
“Intinya, saya ingin menunjukkan kepada teman-teman, walaupun menjabat harus tetap produktif,” tandasnya.
Prof. Jamari berharap penghargaan itu memotivasi akademisi Fakultas Teknik UNDIP.
Ia ingin para dosen menghadirkan riset yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, ITSF mendapat dukungan dari Toray Industries, Inc. asal Jepang.
ITSF setiap tahun memberi penghargaan kepada peneliti berkontribusi besar.
Acara tersebut juga dihadiri perwakilan BRIN, kementerian terkait, dan Kedutaan Besar Jepang.
Melalui capaian ini, Fakultas Teknik UNDIP menegaskan komitmen pada riset berdampak.
Ke depan, fakultas mendorong produksi massal inovasi agar masyarakat merasakan manfaat nyata.

