SEMARANG, INIKAMPUS – Sidney Akumu Odongo, mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), mengukir prestasi internasional.
Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan itu mewakili Unimus pada ajang International Student Summit 2026 di Kuala Lumpur.
Sentosa Foundation menggandeng Universiti Sains Islam Malaysia sebagai tuan rumah dalam event tersebut.
Sidney bertanding pada kategori esai bidang pangan.
Ia meraih medali perunggu bersama Nurul Dania dari Management and Science University.
Mereka menulis esai berjudul “MICROBES AND MEALS: Redefining Food Safety, Sustainability and Tradition in Southeast Asia”.
Adapun pembimbing tim selama kompetisi Dr. Yunan Kholifatuddin Sya’di.
Hadirkan Ratusan Peserta Internasional
Panitia mencatat lebih dari 350 peserta mengikuti ajang tersebut.
Mereka berasal dari Indonesia, Malaysia, Somalia, Nigeria, dan Mesir.
Dengan begitu, forum ini mendorong pertukaran akademik dan kolaborasi lintas budaya.
Selanjutnya, capaian Sidney memperkuat kemitraan Unimus dengan kampus di Malaysia.
Unimus, Dr. Nurhidajah, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Kami sangat bangga atas capaian Sidney di tingkat internasional,” ujar Dekan FSTP.
Selain itu, ia menegaskan. kualitas pembimbingan akademik di fakultasnya.
“Kami terus mendorong mahasiswa berpartisipasi dalam forum ilmiah global,” katanya.
Menurutnya, paparan internasional membentuk lulusan yang inovatif dan kompetitif.
Angkat Peran Mikroba Pangan
Karya tersebut mengulas mikrobiologi dan sistem pangan tradisional Asia Tenggara.
Peneliti menyoroti peran mikroba bermanfaat dalam meningkatkan daya simpan dan nilai gizi.
Selain itu, mereka menekankan praktik pangan berkelanjutan tanpa menghilangkan autentisitas budaya.
Melalui capaian ini, FSTP Unimus mendorong penguatan riset mahasiswa.
Fakultas juga mengembangkan laboratorium dan kolaborasi internasional.
Ke depan, Unimus membuka peluang riset bersama dan pertukaran mahasiswa dengan mitra Malaysia.

