SEMARANG, INIKAMPUS – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melantik 164 kepala SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Jawa Tengah secara serentak.
Pelantikan berlangsung di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Selasa (3/3/2026).
Sebelumnya, para kepala sekolah tersebut menjabat sebagai pelaksana tugas, sedangkan sebagian merupakan guru. yang mendapatkan promosi.
Karena itu, pelantikan ini mengakhiri kekosongan jabatan di sejumlah SMA, SMK, dan SLB negeri.
Selain melantik kepala sekolah, Luthfi juga menyerahkan SK pejabat fungsional PNS dan PPPK.
Sebanyak 164 kepala sekolah hadir langsung.
Rinciannya, 43 kepala sekolah mengikuti rotasi dan 121 lainnya menerima promosi.
Sementara itu, kepala sekolah lain mengikuti upacara daring.
Kemudian, Luthfi juga melantik 17 pejabat fungsional PNS dan 3.018 PPPK.
Sebanyak 119 PPPK hadir langsung, sedangkan 2.899 lainnya mengikuti daring.
Pendidikan Tekan Kemiskinan
Dalam sambutannya, Luthfi menegaskan pendidikan berperan strategis dalam pembangunan daerah.
“Pendidikan berperan meningkatkan sumber daya manusia yang punya daya saing,” ujar Luthfi.
Gubernur menyebut angka kemiskinan Jawa Tengah pada September 2025 mencapai 9,39 persen atau 3,34 juta jiwa.
Angka itu turun dari sebelumnya 9,58 persen.
Karena itu, ia mendorong penguatan sektor pendidikan untuk menekan kemiskinan.
Pesan Integritas dan Tanggung Jawab
Selain itu, Luthfi meminta pejabat yang dilantik bekerja profesional dan berintegritas.
“Harus kita laksanakan sesuai dengan profesionalisme, penuh perhatian, dan tanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan kepala sekolah dan guru tetap rendah hati dan tidak bersikap hedonis.
Menurutnya, pendidik harus menjadi teladan berakhlak dan berkarakter bagi siswa.
Sementara itu, Triana Kanthiwati, S.Pd., M.Pd. yang sudah tiga belas tahun mengajar di SMA Negeri 1 Sapuran menyatakan siap memimpin SMAN 1 Watumalang, Wonosobo.
“Kami akan fokus menyiapkan murid untuk melanjutkan pendidikan tinggi terbaik, di samping membentuk karakter yang santun dan berintegritas,” ujar Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa Jateng ini.
{Nawa]

