JAKARTA, INIKAMPUS – Wacana kuliah gratis di perguruan tinggi negeri (PTN) memasuki tahap penghitungan biaya.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menghitung kebutuhan anggarannya mencapai Rp93,74 triliun.
Anggaran tersebut mencakupi biaya pendidikan bagi 2.833.169 mahasiswa PTN akademik dan vokasi.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan hitungan itu kepada Komisi X DPR, Selasa (22/09/2026).
“Untuk menggratiskan seluruh PTN, kami sudah menghitung nilainya Rp93.742.969.840.000,” kata Brian.
Menunggu Pembahasan Bersama Presiden
Kemdiktisaintek menyusun perhitungan tersebut setelah Presiden Prabowo Subianto meminta kajian pendidikan negeri gratis.
Brian mengatakan, pemerintah perlu membahas skema penerapannya sebelum mengambil keputusan.
“Ini akan kami bawa kepada rapat bersama Pak Presiden,” ujar Brian.
Menurut dia, pemerintah juga mempertimbangkan beberapa skenario penerapan kebijakan tersebut.
Kemdiktisaintek menyebut penghitungan itu mencakup kebutuhan standar pembiayaan mahasiswa seluruh PTN, sehingga pemerintah memiliki gambaran awal kebutuhan anggaran kebijakan tersebut.
Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis
Sebelumnya, Prabowo menyampaikan gagasan pendidikan negeri gratis dari SD hingga perguruan tinggi.
Presiden menyampaikan gagasan tersebut saat menghadiri HUT ke-28 Partai Amanat Nasional di Jakarta, Jumat, 18 September 2026.
“Saya sangat setuju, pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis,” kata Prabowo.
Ia juga mengatakan pemerintah akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas kebijakan tersebut.
Selain itu, Prabowo menyebut pengembalian uang hasil korupsi sebagai salah satu sumber pembiayaan.
Anggaran dan Skema Masih Dikaji
Namun, pemerintah belum menetapkan mekanisme pembiayaan kuliah gratis tersebut.
Kemdiktisaintek masih mengkaji berbagai kemungkinan sebelum melaporkannya kepada Presiden.
“Setelah selesai, tentu kami akan laporkan kepada Bapak Presiden,” kata Brian.
Pembahasan selanjutnya akan melibatkan kementerian dan lembaga terkait.
Sementara itu, Kemdiktisaintek juga memperkuat KIP Kuliah untuk memperluas akses pendidikan tinggi.
Pemerintah menambah Rp1,267 triliun untuk mendukung program KIP Kuliah dalam anggaran 2027.
Karena itu, wacana kuliah gratis kini memasuki tahap penghitungan kebutuhan dan penyusunan skema.
Keputusan akhirnya tetap menunggu pembahasan pemerintah mengenai kemampuan anggaran dan mekanisme pelaksanaannya.
