“Saya selalu terinspirasi untuk melihat beragam cara teknologi dapat mengubah pengalaman belajar, dan Plant Heroes melakukannya lewat aplikasi yang menarik dan mudah. yang menghidupkan botani dengan cara yang sangat baru’,” lanjutnya.
“‘Senang sekali bertemu dengan Sherly dan saya tidak sabar untuk melihat apa langkah dia selanjutnya’,” kenang Sherly.
Sederhanakan materi
Sherly menyebut, tantangan terbesar dalam membuat Plant Heroes adalah menyederhanakan materi biologi yang kompleks menjadi sesuatu yang mudah, sekaligus menyenangkan.
Dia berkali-kali merancang ulang alur game, melakukan riset terkait desain atau ilustrasi yang cocok untuk anak-anak.
Dia juga merancang bahasa pengantarnya agar tetap edukatif dan menarik.
“Aku membuat tanaman-tanaman di dalam game terasa hidup, di mana mereka bisa berbicara dan meminta bantuan kepada pemain. Pendekatan ini membuat pelajar terlibat secara emosional,” kata Sherly.
“Saat pengguna bisa merasakan, maka pembelajaran akan lebih membekas,” imbuhnya.
Kini, Sherly bekerja sebagai iOS Developer di salah satu bank internasional di Jakarta.
Ke depannya ia akan menyempurnakan aplikasi Plant Heroes dengan visi menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif.
“Yang paling aku impikan adalah menjalin kolaborasi dengan sekolah-sekolah di pelosok Indonesia hingga mancanegara karena aku percaya setiap anak berhak merasakan kegembiraan belajar sains tanpa terhambat oleh metode konvensional,” ungkapnya. (*)

