UNGARAN, INIKAMPUS – Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) Giat 17 Kelurahan Susukan, Kabupaten Semarang, mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital.
Mereka mendampingi empat usaha lokal selama 10–14 Oktober 2026.
Program ini menghadirkan dua solusi praktis, yakni pemasaran melalui ShopeeFood Merchant dan pembayaran menggunakan QRIS.
Langkah tersebut mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat adaptasi UMKM terhadap perkembangan teknologi.
Mahasiswa mendampingi Warung Bu Tris membuat dan mengelola akun ShopeeFood Merchant.
Mereka juga membantu warung tersebut menyiapkan sistem pembayaran digital melalui QRIS.
Selain Warung Bu Tris, mahasiswa mendampingi Rizky Laundry dan Telur Asin Bu Wiwik membuat QRIS.
Fasilitas ini menawarkan alternatif pembayaran nontunai yang praktis bagi pelanggan.
Koordinator Mahasiswa UNNES GIAT 17 Kelurahan Susukan, Hafila Azzafi Daskarata, menyampaikan bahwa program digitalisasi UMKM disusun berdasarkan hasil observasi dan diskusi melalui Focus Group Discussion (FGD).
“Pendampingan ShopeeFood Merchant dan QRIS kami lakukan berdasarkan hasil observasi, diskusi, serta persetujuan pemilik UMKM. Program ini juga disesuaikan dengan kebutuhan usaha dan permintaan konsumen, khususnya untuk pemesanan melalui ShopeeFood dan pembayaran menggunakan QRIS,” ujar Hafila.
Perluas Pasar, Permudah Transaksi
Melalui ShopeeFood Merchant, Warung Bu Tris berpeluang menjangkau konsumen melalui layanan pemesanan makanan daring.
Sementara itu, QRIS membantu pelaku usaha melayani pelanggan yang memilih transaksi nontunai.
Mahasiswa melaksanakan pendampingan secara langsung sesuai dengan kebutuhan setiap usaha.
Mereka mengenalkan teknologi sekaligus membantu pelaku UMKM menyiapkan sarana digital.
Kegiatan mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat–Ekonomi dan Kreatif.
Kegiatan tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Pemilik Rizky Laundry, Noviyanti, mengaku senang dan puas atas pendampingan pembuatan QRIS oleh mahasiswa Unnes.
“Pendampingan ini sangat membantu kami, karena banyak konsumen yang meminta pembayaran menggunakan QRIS. Tansaksi dengan pelanggan jadi mudah,” ungkap Noviyanti.
