Ia mengemukakan, pihaknya melapisi senyawa aktif dengan kitosan agar stabil dan langsung menargetkan sel paru-paru.
Proses dan Hasil Penelitian
Penelitian berlangsung di Laboratorium IDB dan Laboratorium Kimia FMIPA UNY, Laboratorium Terpadu UII, serta LPPT UGM.
Tim menggunakan metode hidrasi lapis tipis untuk membentuk partikel nano liposom yang homogen dan stabil.
Hasil uji in vitro menunjukkan liposom tersebut efektif menghambat pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis, penyebab utama TBC.
Dosen pembimbing, Dr. Supardi, menilai riset ini bernilai strategis bagi pengembangan terapi berbasis bahan alam.
“Penelitian ini menjawab tantangan kesehatan nasional dan memperkuat kemandirian farmasi lokal,” ujarnya.
Ia menekankan, inovasi mahasiswa UNY mencerminkan kemampuan kampus menghasilkan riset terapan yang berkelanjutan.
Selain berdampak pada bidang medis, penelitian ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 3 dan 12.
Tim berhasil memadukan aspek kesehatan, lingkungan, dan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah udang.
Muhammad Izzatul Ikhsan berharap riset ini berkembang menjadi terapi inhalasi TBC yang aman dan terjangkau.
“Kami ingin hasil riset ini menjadi langkah awal menuju pengobatan TBC berbasis kekayaan alam Indonesia,” katanya.

