SEMARANG, INIKAMPUS-Ratusan siswa dan guru SMPN 22 Semarang, Jawa Tengah, merayakan Hari Anak Nasional dengan menyelenggarakan Gerakan Sehari Tanpa Gadget.
Acara bertema “Anak Hebat Cerdas Digital, Jaga Nalar” itu berlangsung di kampus Jalan Raya Jedung Gunungpati Kota Semarang, Rabu (23/07/2025).
Apel pagi dengan pemimpin Romdhloni, S.Pd. menandai dimulainya kegiatan.
Acara berlanjut dengan Talkshow Budaya Tanpa Gadget di Sekolah oleh Glory, siswa kelas VIII B dan Najwa Rayyan, kelas IXE.
Perayaan berlanjut dengan permainan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.
Wujudnya edugame dan boardgame dan outbond oleh Ika Widy Nugraheni, S.Pd.
Sekolah Wajib Sediakan Ekskul Pramuka, Ini Dasar Hukumnya
SMP Islam Al Azhar 18 Salatiga Ajak Murid Baru Bagikan Paket Sembako untuk Tutup MPLS
Ada juga permainan egrang di bawah panduan M. Afiffudin, S.Pd.I, serta berakhir dengan pentas seni.
Pada pentas seni, tampil antara lain tari Mangastuti, tari Bajidor, dan tari kreasi oleh tim ekstrakulikuler pramuka.
Ada pula pertunjukan solo vocal oleh Ahnaf Maulana dengan lagu “Tanah Airku” dan Maritsa dengan lagunya “Laskar Pelangi”, dan Fatikha dengan lagu “Meraih Bintang”.
“Dengan peringatan ini, saya berharap semua siswa Semarang dapat menjadi anak yang tumbuh sesuai dengan tugas perkembangnnya,” kata Romdhloni saat apel.
Dia juga berharap anak-anak dapat tumbuh dan berkembang bahagia dan mampu berekspresi sesuai dengan bakat dan minatnya.
“Dengan begitu, anak tumbuh dan memiliki pribadi yang berkarakter dan kuat dari dalam diri masing masing,” katanya.
Pada bagian lain, Faticha siswa kelas VIII-A menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Ini sangat menarik. Kami jadi lebih paham, mengapa di sekolah kita tidak diizinkan membawa HP,” katanya.
Selain lebih akrab dengan teman-teman, lanjut dia, dirinya merasa lebih fokus belajaar tanpa terganggu aktivitas dengan gadget.

