Di sisi lain, dalam rangkaian Siexpo 2025, Unri juga menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau.
Kerja sama Unri-Apkasindo Riau ini mencakup pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat, program magang mahasiswa, serta pemberian beasiswa.
Produk inovatif
Portal resmi kampus, unri.ac.id, melansir, pada Jumat (8/8/2025), partisipasi Unri semakin menonjol melalui kontribusi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), yang menampilkan produk inovatif berbasis teknologi.
Pada Siexpo 2025, LPPM Unri memamerkan alat pengendalian gulma berbasis tenaga surya untuk lahan sawit.
Alat ini dilengkapi dengan panel surya, box kontrol elektrik, tangki berkapasitas 75 liter, baterai 7,5 mAh, dan selang fleksibel sepanjang 50–100 meter.
Dengan penyimpanan daya hingga delapan jam, alat ini mampu beroperasi optimal dalam kondisi cuaca cerah.
Alat itu cocok untuk perusahaan maupun petani skala kecil.
Selain itu juga ada pesawat drone hasil rakitan dari Tim Serindit Aero Unri yang memiliki keunggulan Wing Span 2150 MM.
Drone menggunakan baterai litihium ion sehingga mampu terbang lama selama 60 menit dengan jangkauan telemetri atau pengumpulan data sejauh 20 kilometer.
Drone ini memiliki kegunaan untuk mapping, monitoring, dan dropping. (*)
