SEMARANG, INIKAMPUS – Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang menggelar kampanye untuk bergerak menjaga bumi.
Kampanye untuk memperingati Hari Bumi Sedunia 2026 itu berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Simpanglima Semarang, Minggu (26/4/2026).
Sebagaimana rilis unnes.ac.id, Kepala Subdirektorat Konservasi Unnes, Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., menyatakan pentingnya kolaboratif dalam menghadapi krisis lingkungan yang kian kompleks.
“Tantangan lingkungan saat ini tak bisa diselesaikan sendiri-sendiri, tapi perlu kolaborasi lintas sektor serta konsistensi dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan,” ungkap Nana Karida.
Dia juga menyampaikan, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan seperti ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran kolektif terhadap isu lingkungan.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan ini menunjukkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus tumbuh,” tambahnya.
Kepala Seksi Nilai Karakter, Seni, dan Budaya Subdirektorat Konservasi Unnes, Dr. Ir. Ananto Aji, M.S., dalam orasinya menegaskan, peringatan Hari Bumi tidak boleh berhenti pada seremoni semata.
“Ini harus menjadi momentum refleksi dan aksi serta kita perlu membangun karakter peduli lingkungan melalui langkah sederhana namun berdampak,” tandasnya.
Lebih lanjut ia menyebut Langkah nyata itu seperti penghematan energi, pengurangan sampah, serta menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Kampanye tersebut didukung berbagai mitra, antara lain Yayasan Akar Banir, Green Community Biologi Unnes, UKM Konservasi, SDGs Center Unnes, dan Tim Konservasi Unnes.

