GARUT, INIKAMPUS – Tim Pengabdian Universitas Insan Cendekia Mandiri (UICM) mengadakan pelatihan teknologi pascapanen buah pepaya.
Kegiatan berlangsung di dua tempat, yakni Laboratorium Kimia UICM dan rumah ketua kelompok petani Banyumuli di Desa Bojong Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Acara pada 14-15 September 2025 itu berupa pembuatan formula produk olahan buah pepaya, yakni selai dan sirup.
Sebelumnya, trial and error pembuatan produk olahannya berlangsung di Laboratorium Kimia UICM.
Kegiatan bertajuk “Pembinaan Keterampilan Pengolahan Pascapanen Buah Pepaya sebagai Produk Lokal Desa Bojong Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat” ini dipimpin Dr. Ir. Farida Iriani, M.P., dosen Prodi Agroteknologi UICM.
Anggota pengabdi terdiri atas Prof. Agus Winarti, M.Pd (dosen Prodi Pendidikan Masyarakat) dan Rd. Duhita D. Utama, S.T., M.T.P. (dosen Prodi Teknologi Hasil Pertanian).
Selain itu, Miko Syahputra Arifin (mahasiswa Prodi Teknologi Hasil Pertanian) serta Jamjam Nurjaman (mahasiswa Prodi Agroteknologi UICM).
Tim Pengabdian FMIPA Unnes Dorong SMPN 25 Semarang Menuju Sekolah Adiwiyata
Sebanyak 10 anggota kelompok petani Banyumuli dan 10 orang masyarakat sekitar desa Bojong yang merupakan petani buah-buahan menjadi peserta kegiatan dengan dana Kemendiktisaintek, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) tahun anggaran 2025 itu.
Tim Pengabdian UICM 2025 mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendiktisaintek yang telah mendanai kegiatan PKM-UICM ini.
“Lewat kegiatan ini, kami menargetkan para petani Banyumuli memiliki kecakapan dalam mengolah buah pepaya menjadi produk olahan, sekaligus memperluas distribusi pemasaran untuk meningkatkan daya saing pasar,” ungkap Farida Iriani.
Lebih lanjut Farida Iriani mengemukakan, selama ini kelompok petani Banyumuli membudidayakan tanaman pepaya sebagai salah satu sumber mata pencaharian.

