Close Menu
  • Beranda
  • Berita
  • Agenda
  • Opini
  • Riset
  • Prestasi
  • Beasiswa
  • Profil
  • Insiprasi
  • iniKids
What's Hot

Tim FMIPA UNNES Kenalkan STEM Deep Learning Berbasis Computational Problem Solving bagi Guru Indonesia di Malaysia

28 Juli 2026

Sembilan Instansi Siap Buka Seleksi Sekolah Kedinasan 2026, Kuota Masih Menunggu

24 Juli 2026

LLDIKTI VI Perkuat Mutu RPL agar Akses Pendidikan Tinggi di Jateng Kian Luas

17 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Beranda | Tentang Kami |  Redaksi |  Pedoman Media Siber |  Kebijakan Privasi  | Iklan dan Kerja Sama |  Layanan | Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram
iniKampusiniKampus
  • Beranda
  • Berita
  • Agenda
  • Opini
  • Riset
  • Prestasi
  • Beasiswa
  • Profil
  • Insiprasi
  • iniKids
Donasi
iniKampusiniKampus
Beranda » ADP dan UIN Walisongo Soroti Disrupsi Digital dan Krisis Otoritas Keagamaan » Halaman 2
Berita

ADP dan UIN Walisongo Soroti Disrupsi Digital dan Krisis Otoritas Keagamaan

Aksa Atyasa Kesawa BumiBy Aksa Atyasa Kesawa Bumi25 April 2026Updated:25 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Email LinkedIn Pinterest Copy Link
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link LinkedIn Pinterest

Kehadiran peserta lintas kampus ini menunjukkan luasnya perhatian akademik terhadap isu keberagamaan di era digital.

Pilar Transformasi Digital

Rektor UIN Walisongo, Musahadi, dalam keynote speech menegaskan, tema “mencandera” memiliki makna strategis dalam memahami perubahan zaman.

“Mencandera menjadi kata kunci penting karena terkait dengan kemampuan kita dalam memahami perubahan, menganalisisnya, sekaligus menentukan posisi kita di dalamnya,” ungkap Musahadi.

Ia menjelaskan, transformasi digital ditopang oleh tiga pilar utama, yakni internet of things, big data, dan kecerdasan buatan, yang telah menghadirkan disrupsi di hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam praktik keberagamaan.

Musahadi juga memperkenalkan konsep “fikih prasmanan” sebagai fenomena baru dalam praktik keagamaan di era digital.

“Di dunia digital, siapa pun bisa berbicara tentang agama tanpa otoritas keilmuan yang jelas. Ini berbeda dengan tradisi keilmuan Islam yang berbasis pada isnad. Fenomena ini melahirkan apa yang saya sebut sebagai fikih prasmanan,” jelas Musahadi.

Ia menekankan, dunia maya kini menjadi the new marketplace bagi pertarungan gagasan keagamaan.

“Karena itu, ADP dan para akademisi harus lebih intens hadir di ruang digital untuk menawarkan wacana keagamaan yang damai dan berorientasi pada rahmatan lil alamin. Tanpa itu, masyarakat bisa dengan mudah tersesat dalam arus informasi yang tidak terverifikasi,” tegasnya.

Seminar juga menghadirkan Prof. Dr. Akhmad Taufiq (Universitas Jember), Eko Ernada M.A. (UNU Kalimantan Timur), Prof. Dr. Aksin Wijaya (IAIN Ponorogo), Prof. Dr. Ida Umami (UIN Siwo Jurai), dan Prof. Dr. Syamsul Ma’arif (UIN Walisongo).

Kepada iniKampus id, Wakil Sekretaris Umumm ADP Ali Formen mengungkapkan, para narasumber membahas isu-isu krusial seperti fragmentasi otoritas keagamaan, krisis literasi keagamaan digital, hingga pentingnya rekonstruksi pemikiran Islam berbasis keadilan, kesetaraan, dan keberlanjutan ekologis.

 

1 2
Abdurrahman Mas’ud ADP Ali Formen Asosiasi Dosen Pergerakan Indonesia Musahadi Rektor UIN Walisongo uin walisongo
Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Email Threads Copy Link

Konten Terkait

Tim FMIPA UNNES Kenalkan STEM Deep Learning Berbasis Computational Problem Solving bagi Guru Indonesia di Malaysia

28 Juli 2026

Sembilan Instansi Siap Buka Seleksi Sekolah Kedinasan 2026, Kuota Masih Menunggu

24 Juli 2026

LLDIKTI VI Perkuat Mutu RPL agar Akses Pendidikan Tinggi di Jateng Kian Luas

17 Juli 2026

Kemdiktisaintek Minta Kampus Tunda Pengangkatan Profesor Kehormatan

12 Juli 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Konten Terbaru

Tim FMIPA UNNES Kenalkan STEM Deep Learning Berbasis Computational Problem Solving bagi Guru Indonesia di Malaysia

28 Juli 2026

Sembilan Instansi Siap Buka Seleksi Sekolah Kedinasan 2026, Kuota Masih Menunggu

24 Juli 2026

LLDIKTI VI Perkuat Mutu RPL agar Akses Pendidikan Tinggi di Jateng Kian Luas

17 Juli 2026

Kemdiktisaintek Minta Kampus Tunda Pengangkatan Profesor Kehormatan

12 Juli 2026

FH Unnes Perkuat Kapasitas Pengurus BUMDes Jetis lewat Capacity Building

10 Juli 2026

Langganan Informasi Terbaru

Dapatkan berita pendidikan terbaru dari Inikampus seputar pendidikan, beasiswa, dll

IniKampus adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini seputar dunia pendidikan tinggi di Indonesia dan mancanegara. Kami hadir untuk menjadi referensi terpercaya bagi mahasiswa, dosen, akademisi, serta masyarakat umum yang peduli terhadap perkembangan sektor pendidikan.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube

Tim FMIPA UNNES Kenalkan STEM Deep Learning Berbasis Computational Problem Solving bagi Guru Indonesia di Malaysia

28 Juli 2026

Sembilan Instansi Siap Buka Seleksi Sekolah Kedinasan 2026, Kuota Masih Menunggu

24 Juli 2026

LLDIKTI VI Perkuat Mutu RPL agar Akses Pendidikan Tinggi di Jateng Kian Luas

17 Juli 2026

Langganan Informasi Terbaru

Dapatkan berita pendidikan terbaru dari Inikampus seputar pendidikan, beasiswa, dll

© 2026 IniKampus. Designed by Inikampus.
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Panduan Kolumnis
  • Kebijakan Privasi
  • Iklan
  • Layanan
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.