Selain itu, ekstrakurikuler tersebut juga menjadi wahana edukasi yang menyenangkan bagi para murid.
“Anak-anak ini kan yang mereka butuhkan bermain, di luar ruangan mereka bisa mengeksplorasi fosil dan melakukan gladak dengan semangat tinggi,” kata Alif.
“Setiap aktivitas bermain ini sebagai upaya untuk melestarikan wawasan terkait Geopark Bojonegoro,” imbuhnya.
Mahasiswa KKN
Selain para murid SD, sejumlah mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) juga mengikuti kegiatan gladak tersebut.
Mereka merupakan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Unigoro di Desa Panjunan.
Para mahasiswa berencana melakukan gladak bersama-sama dan melakukan pendokumentasian secara teks dan visual.
“Aktivitas ini sejalan tema besar KKNTK kampus kami pada tahun ini, yakni terkait optimalisasi Geopark Bojonegoro,” kata Alfanan.
“kami berencana bersama teman-teman untuk melakukan gladak dan mendokumentasikan aktivitas itu agar gaung The Bone Hunter Team ini makin dikenal oleh banyak pihak,” tandasnya. (*)
