Universitas Indonesia (UI)
Kampus ini terkenal memiliki jalur mandiri bernama Seleksi Masuk UI (SIMAK UI).
Mahasiswa bisa tak perlu membayar uang pangkal jika masuk dalam kategori UKT 1 dan 2 dengan IPI 1.
Sebab, IPI 1 bebas biaya atau 0 rupiah.
UI menerapkan biaya yang berkeadilan bagi seluruh mahasiswa agar mereka bisa membayar sesuai kemampuan ekonomi keluarga.
Apabila ada mahasiswa yang tidak sanggup membayar uang pangkal, mereka tidak ada kewajiban untuk membayarnya.
UKT di UI paling rendahnya Rp500.000.
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Uang pangkal di jalur mandiri UGM untuk bidang ilmu sains, teknologi, dan kesehatan besarannya bisa mencapai Rp30 juta.
Sementara untuk bidang ilmu sosial dan humaniora, Rp20 juta.
Namun, uang pangkal ini hanya dikenakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan ekonomi baik atau tidak mendapatkan Uang Kuliah Tunggal Pendidikan Unggul Bersubsidi.
Pada seleksi mandiri UGM juga terdapat jalur Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM).
Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap calon mahasiswa dengan kemampuan akademik tinggi dan mempunyai prestasi, namun terkendala keterbatasan ekonomi.
Universitas Sriwijaya (Unsri)
Kampus di kota Palembang, Sumatera Selatan ini hanya menerapkan UKT.
Maka tidak ada pungutan uang pangkal, terkecuali untuk Fakultas Kedokteran.
Fakultas Kedokteran Unsri memerlukan uang pangkal Rp200 juta, sekali pada saat masuk.
Sementara UKT berkisar antara Rp2,25 juta hingga Rp40 juta per semester (Fakultas Kedokteran).

