Baginya, atmosfer perkuliahan di Udinus sangat mendukung mahasiswa untuk aktif berkompetisi.
Kampus memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa. Mulai dari bimbingan langsung dari dosen, fasilitas transportasi, hingga konsumsi.
“Mahasiswa yang meraih juara juga mendapatkan uang saku tambahan serta beasiswa sebagai bentuk apresiasi.”
“Dukungan seperti inilah yang membuat saya semakin termotivasi untuk berprestasi dan berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi,” lanjutnya.
Sesuaikan Harapan Orangtua
RMIK Udinus dipilih berawal dari dukungan dan harapan orangtuanya.
Ibu Cahya berharap dia memiliki karier di bidang kesehatan. Sementara sang ayah ingin dia mendalami dunia teknologi informasi.
“Saya mulai melakukan pencarian dan prodi RMIK merupakan perpaduan yang ideal.”
Apalagi, katanya, di era digital, membutuhkan peran RMIK untuk penerapan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi.
Empat Film Animasi Mahasiswa Udinus Lolos Kurasi Craft Animfest 2025, Catat Jadwal Pemutarannya
Setelah riset lebih lanjut, dia mengetahui bahwa RMIK Udinus memiliki akreditasi yang sudah sangat baik dan letaknya juga cukup dekat, sehingga menjadi pilihan yang paling tepat baginya.
Pilihan itulah yang menuntun Cahya ke jalan yang lebih cemerlang. Berbagai prestasi dia raih selama berkuliah.
“Target saya adalah mengembangkan karier di bidang rekam medis dan informasi kesehatan.”
“Saya berharap dapat terus mengasah kemampuan, memperdalam pemahaman tentang sistem informasi kesehatan dan berkontribusi dalam proses digitalisasi data medis di Indonesia,” ucapnya. (*)
Sumber: Udinus

