Close Menu
  • Beranda
  • Berita
  • Agenda
  • Opini
  • Riset
  • Prestasi
  • Beasiswa
  • Profil
  • Insiprasi
  • iniKids
What's Hot

ADP dan UIN Walisongo Soroti Disrupsi Digital dan Krisis Otoritas Keagamaan

25 April 2026

Kejar Target Sertifikasi, Kemendikdasmen Buka Penjaringan Data Guru PPG Hingga 30 April

23 April 2026

Pertama, Profesor Unnes lewat Jalur Karya Seni Karawitan

21 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Beranda | Tentang Kami |  Redaksi |  Pedoman Media Siber |  Kebijakan Privasi  | Iklan dan Kerja Sama |  Layanan | Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram
iniKampusiniKampus
  • Beranda
  • Berita
  • Agenda
  • Opini
  • Riset
  • Prestasi
  • Beasiswa
  • Profil
  • Insiprasi
  • iniKids
Donasi
iniKampusiniKampus
Beranda » Dika Rela Tinggal di Kamar Ukuran 2×1 Meter Persegi saat Kuliah di Hong Kong
Insiprasi

Dika Rela Tinggal di Kamar Ukuran 2×1 Meter Persegi saat Kuliah di Hong Kong

Perjalanan Bocah Desa Cipaku Purbalingga hingga Jadi Alumni Terbaik LPDP (2)
Verdi YoninggaBy Verdi Yoningga19 Februari 2025Updated:28 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Email LinkedIn Pinterest Copy Link
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link LinkedIn Pinterest

Meski sempat bercita-cita menjadi seorang diplomat, Hardika Dwi Hermawan akhirnya memilih untuk memadukan dua kegemarannya, yaitu pendidikan dan teknologi.

Ia memutuskan untuk melanjutkan studi di Pendidikan Teknik Informatika, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Impian belajar di luar negeri terus membayangi Dika.

Ia mulai menabung sejak semester pertama dan aktif mengikuti berbagai lomba yang kemudian mengantarkannya ke dunia internasional.

Meski beberapa kali mengalami kegagalan, Dika tak patah semangat.

Ia terus belajar dan membangun kepercayaan dirinya.

Setelah menyelesaikan studi sarjananya pada 2015, Dika memutuskan untuk melanjutkan pendidikan dengan beasiswa LPDP.

Ia merasa adanya ikatan khusus dengan beasiswa dari Indonesia ini.

“Kenapa LPDP? Karena rasanya ada ikatan gitu dan itu dari Indonesia. Rasanya besok saya harus kembali ke Indonesia waktu itu,” jelas Dika.

Dengan segudang prestasi dan persiapan yang matang, Dika berhasil meraih beasiswa LPDP pada 2017.

Dari beberapa universitas yang menerimanya, ia tertarik dengan Hong Kong University karena memiliki laboratorium yang fokus pada Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

Perjalanan Dika di Hong Kong penuh dengan tantangan.

Ia harus menghadapi biaya hidup yang tinggi, dan uang saku beasiswanya pun tak cukup.

Dika rela tinggal di kamar berukuran 2×1 meter persegi, yang hampir tak memungkinkan untuk belajar dengan nyaman, bahkan untuk salat pun ia harus duduk.

Untuk memenuhi kebutuhannya, Dika mengambil pekerjaan sampingan sebagai mentor untuk program Academy For The Talented Around The World.

Namun, hal ini menambah beban pada manajemen waktunya yang sudah sangat padat.

Ia harus berjuang dengan jarak tempat tinggal yang jauh, jadwal kuliah yang padat, tugas yang menumpuk, dan tanggung jawab pekerjaannya.

“Tempat tinggal yang ketiga itu naik semacam MRT aja enggak bisa sampai lokasi itu. Jadi dari stasiun yang jumlahnya ada 25 itu, sekitar satu setengah jam lah, beda pulau… dan itu yang bikin melelahkan itu bulan puasa,” kenang Dika.

Di tengah kesulitan yang dihadapinya, Dika sempat meragukan perjuangannya.

Namun, harapan keluarga, tanggung jawab terhadap LPDP, dan masyarakat memberinya kekuatan untuk tetap bertahan.

Perjuangan Dika tidak sia-sia.

Ia berhasil menyelesaikan studinya pada 2019 dan kembali ke Indonesia dengan gelar Master of Science in Information Technology in Education dari Hong Kong University.

Bahkan, ia menerima penghargaan sebagai alumni terbaik di bidang pendidikan dari LPDP. (*)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Email Threads Copy Link

Konten Terkait

Auliya, Calon Asisten Dosen Kelas Unggulan Udinus yang Berhasil Keluar dari Zona Introvert

29 Maret 2026

Dekan FKes Udinus Jadi Wakil Presiden AHLA Periode 2025-2026

5 Desember 2025

Sosok Meutia Lulusan Terbaik Unnes: Gelar Sarjana Bukan Akhir

1 Desember 2025

Sosok Rifa Wisudawati Terbaik Unesa, Gaji Dosen PTS Jadi Topik Skripsi

24 November 2025
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Konten Terbaru

ADP dan UIN Walisongo Soroti Disrupsi Digital dan Krisis Otoritas Keagamaan

25 April 2026

Kejar Target Sertifikasi, Kemendikdasmen Buka Penjaringan Data Guru PPG Hingga 30 April

23 April 2026

Pertama, Profesor Unnes lewat Jalur Karya Seni Karawitan

21 April 2026

Pemerintah Janji Percepat Pemenuhan Kebutuhan Guru Nasional

19 April 2026

Halalbihalal dengan PMII, Gubernur Jateng: Makin Kotor Anda di Lapangan, Makin Berhasil Pergerakan

18 April 2026

Langganan Informasi Terbaru

Dapatkan berita pendidikan terbaru dari Inikampus seputar pendidikan, beasiswa, dll

IniKampus adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini seputar dunia pendidikan tinggi di Indonesia dan mancanegara. Kami hadir untuk menjadi referensi terpercaya bagi mahasiswa, dosen, akademisi, serta masyarakat umum yang peduli terhadap perkembangan sektor pendidikan.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube

ADP dan UIN Walisongo Soroti Disrupsi Digital dan Krisis Otoritas Keagamaan

25 April 2026

Kejar Target Sertifikasi, Kemendikdasmen Buka Penjaringan Data Guru PPG Hingga 30 April

23 April 2026

Pertama, Profesor Unnes lewat Jalur Karya Seni Karawitan

21 April 2026

Langganan Informasi Terbaru

Dapatkan berita pendidikan terbaru dari Inikampus seputar pendidikan, beasiswa, dll

© 2026 IniKampus. Designed by Inikampus.
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Panduan Kolumnis
  • Kebijakan Privasi
  • Iklan
  • Layanan
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.