YOGYAKARTA, INIKAMPUS – Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Prof. Dr. Muchlas, meminta pemerintah mengevaluasi jalur mandiri perguruan tinggi negeri (PTN).
Ia menilai skema tersebut berdampak pada penurunan mahasiswa baru di perguruan tinggi swasta.
Muchlas menyampaikan hal itu saat ditemui di Kampus UAD, Yogyakarta, Selasa, 9 Juni 2026.
Menurutnya, perluasan jalur mandiri di PTN, khususnya PTN berbadan hukum (PTN-BH), mendorong calon mahasiswa berpindah kampus. Akibatnya, sejumlah mahasiswa yang telah mendaftar di UAD memilih mengundurkan diri.
Mahasiswa Sudah Registrasi Beralih ke PTN
Muchlas mengungkapkan sekitar 15 persen calon mahasiswa yang telah registrasi dan membayar biaya kuliah di UAD akhirnya batal kuliah.
Ia menjelaskan, para calon mahasiswa tersebut berpindah setelah lolos seleksi jalur mandiri PTN.
“Kita survei. Mahasiswa yang sudah registrasi dan membayar di UAD, sekitar 15 persen mengundurkan diri setelah diterima di PTN-BH,” ujar Muchlas.
Selain itu, UAD memberikan pengembalian dana sebesar 75 persen bagi mahasiswa yang menunjukkan bukti diterima di PTN-BH.

