Kunci keberhasilan
Dickson menegaskan, dukungan penuh dari SMAN 1 Denpasar menjadi kunci keberhasilannya.
“SMAN 1 Denpasar memberikan pembinaan intensif, dispensasi kelas dan ujian, serta membiayai pelatihan ekonomi,” ujar Dickson.
“Tanpa dukungan dari SMAN 1 Denpasar, mungkin saya tidak akan sampai meraih medali OSN Ekonomi,” imbuhnya.
Kepala SMAN 1 Denpasar (Smansa), M. Rida, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas prestasi gemilang alumnusnya, I Putu Dickson Partha Hartopo.
Rida berharap, prestasi ini dapat memotivasi generasi muda Bali untuk terus berprestasi hingga kancah internasional.
“Kami sangat bangga, Putu Dickson telah mewakili Bali dan Indonesia di forum dunia,” ungkapnya.

Pembinaan intensif
Prestasi lima siswa di ajang IEO 2025 merupakan hasil seleksi ketat dan pembinaan intensif oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Para siswa melewati program pelatihan nasional selama berbulan-bulan sebelum bertolak ke Azerbaijan.
Sebelumnya, kelima siswa ini terpilih melalui seleksi mulai dari 32.000 peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Mereka juga telah melewati tes psikologis dan logika ekonomi.
Selanjutnya, mereka menjalani pelatihan intensif nasional, yang berfokus pada simulasi soal IEO dan konsep ekonomi internasional.
Selain itu, mereka juga memperoleh pembekalan tentang strategi presentasi dan mental kompetitif.
