SEMARANG, INIKAMPUS – Kebutuhan terhadap sekolah swasta yang bermutu terus bertambah.
Tidak terkecuali di jenjang pendidikan sekolah menengah pertama (SMP).
Di Kota Semarang saja, saat ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Semarang, terdapat 193 SMP.
Dari jumlah tersebut, 46 SMP merupakan sekolah negeri, sedangkan SMP swasta sebanyak 147 sekolah.
Meski jumlah SMP negeri lebih sedikit, jumlah siswanya lebih banyak, yakni 34.937 orang, sedangkan 28.904 siswa bersekolah di SMP swasta.
Tiap tahun, ribuan lulusan SD terpaksa masuk sekolah swasta karena tidak diterima di sekolah negeri, namun tidak sedikit yang justru menjadikan sekolah swasta sebagai pilihan pertama.
Ingin Mendirikan PAUD? Cek Syarat dan Prosedurnya!
Alasan utamanya, soal kualitas layanan pendidikan.
Kecenderungan itulah yang membuat kehadiran SMP baru yang bermutu selalu dinantikan.
Persoalannya, banyak yang belum tahu syarat dan prosedur pengajuan izin pendirian SMP baru.
Berikut merupakan persyaratan dan prosedurnya sebagaimana dapat diakses pada https://ppid.semarangkota.go.id/kb/pelayanan-izin-pendirian-sekolah-menengah-pertama-smp-swasta-dan-negeri-kota-semarang/.
Persyaratan
- Surat Permohonan
- Surat Rekomendasi Kelurahan/Kecamatan
- Studi Kelayakan (latar belakang dan tujuan)
- Lokasi Sekolah dan Dukungan Masyarakat
- Sumber Peserta Didik
- Daftar Tenaga Pendidik Beserta Ijazah yang dimiliki
- Sumber Pembiayaan
- Fasilitas Lingkungan Penunjang Pendidikan
- Peta Pendidikan dan Jarak
- Kesimpulan Studi Kelayakan
- Struktur dan nama pengurus yayasan dilampiri akte notaris pendirian dan bukti registrasi dari Departemen Kehakiman dan HAM
- Daftar fasilitas yang dimiliki
- Gambar situasi denah dan ukurannya
- Sertifikat kepemilikan bangunan atau sewa atas bangunan minimal 5 tahun
- RAPBS 5 Tahun kedepan
- Referensi bank terkait dengan sumber pembiayaan selama 5 tahun dilampiri saldo rekening
- Daftar nama calon kepala sekolah, guru, tenaga administrasi
- Pernyataan sanggup melaksanakan kurikulum yang berlaku dan bermaterai
- Pernyataan sanggup membayar gaji guru/karyawan sesuai UMR dan bermaterai
- Pernyataan kesanggupan pendidik untuk mengajar dan bermaterai
- Program kerja jangka pendek, menengah, Panjang
- Kurikulum yang berlaku disekolah
- Surat pernyataan kepala sekolah bermaterai dan menerangkan bahwa kepala sekolah mengajarkan mapel agama sesuai dengan agama siswa (melampirkan jadwal mapel)
Prosedur
- Pemohon mengajukan proposal izin pendirian sekolah dengan melampirkan persyaratan yang sudah ditentukan ke Subag Umum dan Kepegawaian
- Proposal akan dikaji apakah sesuai dengan persyaratan
- Proposal yang lengkap persyaratannya akan divisitasi oleh Tim dari Dinas Pendidikan Kota Semarang, Tim visitas akan memotret/melihat langsung semua SPM
- Pelaporan oleh Bidang Pembinaan SMP
- Pleno akan diadakan jika pemohon sudah mengembalikan proposal yang sudah direvisi dan membuat surat pernyataan bermaterai yang berisi bersedia melengkapi kekurangan tersebut. Dan pemohon yang belum memenuhi kriteria akan dibuatkan surat pemberitahuan bahwa izin pendirian/operasional tidak/belum bisa diterbitkan
- Hasil pleno jika pemohon sudah memenuhi syarat, akan dilaporkan/diusulkan kepada Kepala Dinas untuk diterbitkan Surat Keputusan Izin Pendirian/Operasional Sekolah
- Hasil perizinan SK Izin atau belum bisa ditentukan
Bagaimana dengan biaya dan waktu penyelesaian?
Sebagaimana tercantum pada laman tersebut, “Biaya gratis alias free.”
Adapun waktunya, memerlukan tempo 21 hari kerja.
“Tapi perlu diingat, waktu ini berlaku jika kekurangan persyaratan dan visitasi sesuai dengan data yang diajukan segera dipenuhi.”
Jika ada kesulitan, pengaduan layanan dapat melalui twitter = @disdik_kotasmg, instagram @disdik_kotasmg, Facebook PPID Disdik Kota Semarang, atau telepon 024-8412180.

