BANDUNG, INIKAMPUS – Institut Teknologi Bandung (ITB) meluncurkan program “GBFIT Berlari untuk Dana Lestari” pada Sabtu (20/9/2025).
Acara di Wisma Ganesha, Bandung itu sebagai persiapan sekaligus simbol kebersamaan menjelang Wondr ITB Ultra Marathon 2025.
Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, hadir bersama guru besar ITB, alumni, komunitas, dan donatur.
“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi simbol kebersamaan dan inspirasi,” kata Rektor.
Menurut Rektor, dana lestari memastikan keberlanjutan pendidikan bagi generasi muda seluruh Indonesia.
Anggaran Pendidikan 2026 Rp 757 T, Sebanyak 44% untuk Makan Bergizi Gratis
“ITB ingin menjadi salah satu pilar pembangunan Indonesia,” jelasnya.
Pengelolaan Dana oleh BPUDL
Kepala BPUDL ITB, Prof. Poerbandono, menjelaskan, Dana Lestari butuh kerja sama banyak pihak dan pengelolaan hati-hati dengan instrumen keuangan yang aman. ”Dana ini mendukung operasional, beasiswa, dan riset ITB,” tandasnya.
Lari Maraton 180 Km dengan Format Relay
Para peserta akan lari maraton sejauh 180 km dari Jakarta ke Bandung yang terbagi dalam 16 etape secara relay.
Guru besar terbagi menjadi dua tim, dipimpin Menteri Pendidikan Tinggi Sain dan Teknologi dan Rektor ITB.
Ketua Forum Guru Besar ITB, Prof. Mindriany Syafila, mengajak komunitas mendukung program ini.
“Gerakan ini akan menjadi inspirasi dan menguatkan ikatan guru besar, alumni, dan masyarakat,” katanya.
Program “GBFIT Berlari untuk Dana Lestari” menggalang dana dari donatur dan publik.
Donasi tertampung melalui situs resmi inspirasiberbagi.itb.ac.id/gbfitberlari.
Dengan semangat gotong royong, guru besar ITB berlari bukan hanya untuk olahraga.
Namun, mereka ingin meninggalkan jejak kebaikan demi masa depan pendidikan Indonesia.

