SALATIGA, INIKAMPUS – Jurnal Ijtihad terbitan Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menduduki peringkat pertama jurnal terbaik di dunia bidang studi religius.
Data terbaru Scimago Journal & Country Rank (SJR) menempatkan Ijtihad di puncak peta akademik global dengan indeks 1,515 (Q1).
Pencapaian ini melampaui berbagai institusi ternama mancanegara sekaligus membuktikan standar riset keagamaan Indonesia berada pada level tertinggi.
Ekosistem riset UIN Salatiga makin kukuh dengan keberhasilan jurnal ini yang mempertahankan posisi Q1 selama delapan tahun berturut-turut.
IJIMS secara impresif menjaga konsistensi publikasi riset berkualitas di tingkat dunia terhitung sejak tahun 2018 hingga 2025.
Sinergi antara IJIMS yang mapan dan Ijtihad yang kini memuncaki peringkat dunia menunjukkan otoritas intelektual yang kuat di lingkungan kampus.
Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag., menyambut capaian ini sebagai deklarasi keunggulan keilmuan Islam Indonesia.
“Kabar bahwa jurnal terbaik pertama dunia di bidang religious studies bersemayam di UIN Salatiga adalah ledakan prestasi yang mengguncang peta akademik global,” ungkap Zakiyuddin, Kamis (16/04/2026).
Ia menilai keberhasilan ganda ini membuktikan bahwa Indonesia mampu memimpin wacana dunia dengan visi peradaban yang jelas.
Zakiyuddin juga menyatakan prestasi ini menandai adanya pergeseran pusat gravitasi studi keagamaan dunia yang kini lebih inklusif dan progresif.
Capaian prestisius tersebut diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk terus mengejar keunggulan global.
[Abdullah Azam]

