PEKALONGAN, INIKAMPUS – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) & Fakultas Sains dan Teknologi UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kuliah umum technopreneur, Rabu 15 April 2026.
Hadir sebagai narasumber Arzaqi Abil, praktisi kreatif yang juga komedian stand-up comedy dengan moderator Naila Farha, S.Pd., M.A., akademisi dan Direktur Kadin Institute Pekalongan.
Acara bertema “Marketing UMKM melalui Pemanfaatan Teknologi Media Sosial” itu berlangsung di Gedung Student Center kampus setempat.
Arzaqi Abil menyebutkan, kunci keberhasilan pemasaran saat ini bukan lagi sekadar bermain aman.
“Menjadi ‘baik’ saja tidak cukup. Pelaku usaha harus berani menjadi remarkable atau mencolok agar dilirik oleh kelompok spesifik yang haus akan keunikan,” katanya merujuk pada konsep Purple Cow karya Seth Godin.
“Sedikit lebih beda itu lebih baik daripada sedikit lebih baik,” ujar Abil.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk mulai mendokumentasikan proses bisnis secara jujur melalui strategi ‘Document, Don’t Create’.
Sebab, katanya lebih lanjut, narasi nyata di balik layar jauh lebih relatable bagi audiens media sosial saat ini.
Abil mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan kegalauan berhenti sebagai kegelisahan.
“Bagi content creator, di setiap kegalauan ada cuan. Ubahlah jadi nyata,” katanya.
Ratusan mahasiswa UIN Gus Dur angkatan 2025 mengikuti kegiatan itu, setelah pembukaan oleh Dekan FEBI, Dr. AM. Muh. Khafidz Ma’shum, M.Ag.
“Penting sekali sinergi antara nilai-nilai ekonomi Islam dan inovasi teknologi untuk mendorong kelas UMKM di Indonesia,” kata Dekan saat sambutan.

