GKR Bendara membuka Festival Anak Indonesia di Galeri R.J. Katamsi, ISI Yogyakarta, pada Sabtu (12/7/2025) sore.
Beri ruang
“ISI Yogyakarta akan terus mendukung penyelenggaraan festival yang memberikan ruang bagi seniman-seniman cilik untuk menampilkan karyanya kepada publik,” ujar Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, M.Sn, seperti termuat dalam isi.ac.id, Minggu (13/7/2025).
Melalui dukungan dalam penyelenggaraan festival, kata Irwandi, ISI Yogyakarta berharap mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Pertama, dampak yang memberikan kesempatan kepada seniman-seniman cilik untuk menampilkan karya.
Kedua, dampak yang merangsang pengunjung pameran mampu mengenal konsep dirinya.
ISI Yogyakarta terus berupaya mendukung program Kampus Berdampak yang digulirkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Salah satu upaya untuk mendukung program tersebut dengan menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Anak Indonesia 2025.
Dengan menjadi tuan rumah festival ini memberikan peluang anak-anak memamerkan karyanya di galeri seni sehingga masyarakat dapat mengapresiasinya.
Metafora Wanita Jawa Antarkan Ermi Dyah Raih Doktor Linguistik di UGM
Ini 10 Kampus Negeri Paling Top di Indonesia versi QS WUR 2026, UI di Puncak
Festival Anak Indonesia 2025 lahir dari kerja sama antara ISI Yogyakarta dan Ruang Anak.
Festival menjadi kolaborasi kedua, setelah sebelumnya festival dan pameran serupa sukses terselenggara di lokasi yang sama. (*)

