JAKARTA, INIKAMPUS – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merombak skema beasiswa guna mempercepat penyerapan lulusan di dunia kerja.
Plt Direktur Utama LPDP, Sudarto, menyatakan pihaknya aktif menjalin kerja sama dengan industri, BUMN, dan kementerian.
“Kami sedang berbicara dengan banyak pihak agar lulusan LPDP terserap langsung di industri,” ujar Sudarto, Selasa (14/10/2025).
Komisi XI DPR Desak LPDP Prioritaskan Beasiswa untuk Pelajar Tak Mampu
Ia menyebut skema ikatan dinas sebagai salah satu opsi untuk menghubungkan lulusan dengan dunia kerja sejak awal.
Beasiswa Sesuai Kebutuhan Industri
Menurut Sudarto, dampak beasiswa akan maksimal jika lulusan langsung bekerja setelah studi.
Karena itu, LPDP menyelaraskan programnya dengan kebutuhan industri dan sektor strategis nasional.
“Kami bicara dengan Kadin, BUMN, dan Danantara untuk mendayagunakan lulusan LPDP di industri strategis,” jelasnya.
Lulusan Harus Kembali dan Berkontribusi
LPDP mewajibkan seluruh lulusan kembali ke Indonesia dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.
“Ini bukan tiket gratis ke luar negeri, tapi tiket eksklusif untuk kontribusi di dalam negeri,” tegas Sudarto.
Ia menambahkan LPDP bertanggung jawab menyiapkan ekosistem agar lulusan lebih berdaya dan siap berkontribusi.
Sudarto menyebut mayoritas lulusan LPDP telah bekerja dalam waktu singkat setelah studi selesai.
“Hampir tidak ada yang menganggur. Tidak kurang dari enam bulan mereka langsung dapat kerja,” ungkapnya.
Hingga 30 September 2025, penerima beasiswa LPDP melalui Dana Abadi Pendidikan mencapai 55.814 orang.

