SEMARANG, INIKAMPUS – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Tengah Edi Purwanto meraih gelar doktor dengan indeks prestasi sempurna, 4,0.
Lelaki kelahiran Pati itu mengikuti sidang promosi di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rabu 11 Februari 2026.
Penulisan disertasinya di bawah bimbingan promotor Prof. Dr. Heny Setyawati, M.Si dan kopromotor Dr. Drs. Cahyo Yuwono, M.Pd.
Selain tim promotor, dewan penguji terdiri atas Prof. Dr. Taufik Hidayah, M.Kes. (ketua), Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jateng H. Muhamad Masrofi, S.Sos., M.Si., Prof. Dr. Hermawan Pamot R, M.Pd., dan Donny Wira Yudha Kusuna, M.Pd., Ph.D.
Edi menulis disertasi berjudul “Pemassalan Olahraga Masyarakat Berbasis Festival pada Kormi Jawa Tengah”.
“Untuk karya disertasinya, Saudara Edi Purwanto mendapatkan nilai A dan menyelesaikan studi selama dua tahun sebelas hari dengan IPK 4,0 atau dengan predikat Cumlaude,” kata Ketua Dewan Penguji, Prof. Taufik Hidayah.
Optimalisasi Partisipasi Berolahraga
Edi Purwanto mengungkapkan, partisipasi masyarakat dalam berolahraga masih rendah.
Di sisi lain, menurut dia, sinergi antara pemangku kepentingan, yakni pemerintah daerah, swasta, dan komunitas belum optimal dalam pengelolaan olahraga masyarakat.
“Festival olahraga merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan partisipasi dan pembudayaan aktivitas fisik,” kata Edi.
Berdasarkan hasil penelitiannya, pelaksanaan festival memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan partisipasi dan antusiasme masyarakat.
“Sebanyak 72% pserta mengaku terdorong untuk mencoba aktivitas olehraga baru setelah festival, sementara 65% memiliki minat untuk melanjutkan keterlibatan dalam olahraga secara rutin,” ungkap Edi.
Dia juga menyebutkan, partisipasi masyarakat dalam festival berimplikasi positif terhadap pembentukan nilai individu dan sosial.
“Sebanyak 80% responden menyatakan festival meingkatkan kesadaran terhadap pentingnya gaya hidup aktif dan 74% merasakan adanya penguatan kebersamaan dan kohesi sosial dalam komunitas,” katanya.
Kormi di bawah kepemimpinannya saat ini menaungi 66 induk organisasi olahraga (Inorga), yang mencakupi berbagai cabang olahraga tradisional, petualangan, dan kebugaran.

