JAKARTA, INIKAMPUS – Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan membuka penerimaan proposal Program Transformasi Teknologi dan Inovasi (PTTI) 2025.
Proposal dikirim oleh pengusul mulai 2 September hingga 16 September 2025 pukul 23:59 WIB melalui laman https://bima.kemdiktisaintek.go.id/.
Proposal yang telah di-submit wajib dicek kelengkapan administrasinya oleh Ketua LP/LPM/LPPM sebelum disetujui melalui laman BIMA.
Persetujuan proposal paling lambat 17 September 2025 pukul 23:59 WIB.
PTTI merupakan skema pengabdian masyarakat untuk mempercepat hilirisasi teknologi & inovasi hasil riset perguruan tinggi dengan fokus pada ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Program berdurasi enam bulan dengan indikator keberhasilan berupa hilirisasi produk riset dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Per Kegiatan Rp150 Juta, Ini Syarat Ikut Program Transformasi Teknologi dan Inovasi DPPM
Saat sosialisasi secara daring, Kamis (4/08/2025), Direktur Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat I Ketut Adnyana menekankan, program ini menjembatani hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.
“Menghadirkan transformasi terknologi dan informasi yang benar-benar berpihak pada masyarakat,” katanya,
Manfaat Utama
Kolaborasi PT – mitra sasaran – pemerintah desa/kelurahan.
Pemanfaatan hasil riset unggulan sesuai dengan kebutuhan masyarakat produktif.
Peningkatan kesejahteraan, produktivitas, dan kemandirian ekonomi lokal.
Pendanaan & Ketentuan
Dana maksimal Rp150.000.000.
Minimal 50% anggaran untuk teknologi dan inovasi dalam bentuk barang berwujud bagi mitra.
Durasi kegiatan enam bulan dalam tahun anggaran berjalan.
Biaya pelatihan maksimal 15%, perjalanan dalam negeri maksimal 20%, upah dan jasa maksimal 10%, dan biaya lainnya (luaran wajib) maksimal 5%.
Kriteria Pengusul
Dosen tetap PT klaster Mandiri/Utama, aktif di PDDIKTI, dan memiliki ID SINTA.
Ketua tim: SINTA Score Overall ≥500 (saintek) atau ≥250 (soshum), jabatan minimal Lektor, punya pengalaman hibah pengabdian/paten.
Anggota: minimal S-2, jabatan Asisten Ahli, SINTA Score Overall ≥400 (saintek) atau ≥200 (soshum).
Tim 1 ketua + 2–3 anggota dari PT yang sama.
Wajib melibatkan 3 mahasiswa aktif (ber-NIM).
Wajib menangani minimalk dua kelompok mitra produktif secara ekonomi (petani, nelayan, pengrajin, koperasi, dan sebagainya), serta melibatkan mitra pemerintah desa/kelurahan.
Luaran Wajib
Minimal satu produk unggulan dari masing-masing mitra sasaran.
Peningkatan keberdayaan dua kelompok mitra (aspek produksi, manajemen, pemasaran).
Artikel ilmiah populer/media nasional, video, dan poster.
Seminar dampak di akhir kegiatan.

