Perkuat Konservasi Holistik
Sebagai Universitas Berwawasan Konservasi, Unnes menempatkan konservasi sebagai upaya yang bersifat holistik.
Meliputi perlindungan ekosistem, pelestarian memori kolektif, serta penguatan fungsi edukatif.
Melalui penelitian dan pendampingan partisipatif bersama masyarakat, Unnes berupaya memastikan sumber-sumber mata air seperti Sendang Alit dapat tetap terjaga keberlanjutannya.
Hal ini juga menandai langkah awal pemetaan potensi mata air di kawasan Kota Semarang.
Data dan hasil penelitian ini yang dikembangkan diharapkan dapat berkontribusi pada program konservasi sumber daya air di tingkat kota.
Tampilkan Tari Tirto Panguripan
Unnes Kembangkan Sistem Informasi Terpadu Bersama ISI Solo
Sebagai simbol penghormatan terhadap air, acara turut menampilkan Tari Tirto Panguripan oleh mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) bersama dua mahasiswa internasional, Fadzai dari Zimbabwe dan Grace dari Kenya.
Tarian ini menggambarkan ungkapan syukur atas keberadaan air sebagai sumber kehidupan.
Puncaknya, para penari menyerahkan kendi berisi air sendang kepada Rektor Unnes sebagai simbol harapan agar sumber air ini terus dilestarikan.
Prosesi kirab menuju Sendang Alit kemudian dipimpin langsung oleh Rektor Unnes, diikuti jajaran pimpinan universitas, perangkat daerah, dan masyarakat.
Setibanya di area sendang, rangkaian prosesi lanjut dengan aksi konservasi lingkungan.
Prof Martono melakukan penanaman pohon serta menebar 4.000 ikan di kawasan sendang sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem.
Di hadapan sivitas akademika dan warga, Martono juga merencanakan pengelolaan air di lingkungan kampus.
“Targetnya Unnes punya tiga embung kecil untuk mengatur air.”
“Saat kemarau untuk menyiram tanaman, saat hujan bisa menampung air agar tidak liar,” ujarnya.
Melalui Tawu Sendang ini, Unnes menegaskan kembali tekadnya untuk terus menjaga keseimbangan lingkungan dan memperkuat kesadaran konservasi di masyarakat.
Program ini tidak hanya menjadi agenda simbolis, tetapi juga rangkaian aksi nyata yang berkelanjutan dalam melestarikan sumber daya air.
Termasuk juga menjaga warisan alam yang menjadi bagian dari sejarah Sekaran. (*)
Sumber: Unnes
