Yusuf mengungkapkan, setelah dari balai desa, timnya langsung menuju ke Sanggar Oklik Mawar Budaya untuk menyerahkan sperangkat alat musik oklik .
“Dan penerimanya adalah anak-anak usia pelajar SD hingga SMA,” kata Yusuf di desa lokasi KKNTK Kelompok 28 Unigoro,

“Jadi, ini adalah realisasi yang dekat, langsung berdampak bagi pelaku pelestari oklik yang memang masih berusia anak-anak,” ujar dosen yang mengajar di Fakultas Pertanian Unigoro itu.
Yusuf menambahkan, mayoritas peserta kelompok KKNTK Kelompok 28 Unigoro ini merupakan mahasiswa program RPL, yang memang sudah berkarya di bidang masing-masing.
“Ini bisa menjadi sinergi nyata dari tiga fakultas di dalam kelompok kami, yakni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ekonomi Pembangunan,” tandasnya. (*)

