SEMARANG, INIKAMPUS – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) memperkuat kerja sama internasional dengan Don Mariano Marcos Memorial State University (DMMMSU) Filipina.
Dua mahasiswi DMMMSU, Angel Kylie B. Fernando dan Faith V. Viloria, mengikuti Sea-Teacher Program Batch 11 Periode 2 di Semarang.
Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., menyambut resmi kedatangan mereka di Ruang Rektorat Gedung Pusat, 30 Maret 2026.
“Kami menyambut baik dua mahasiswi Filipina dan memastikan kalian ke sini memtik manfaat untuk belajar banyak hal,” ucap Sri Suciati saat penyambutan.
Dua dosen UPGRIS, Chadyan Fathurachman, M.B.A., dan Sri Wahyuni, M.Pd., bertindak sebagai mentor pendamping selama program.
Sri Suciati menilai program pertukaran ini membuka peluang global bagi mahasiswa sekaligus memperluas jaringan akademik.
“Bagi kampus, program ini sanggup meningkatkan reputasi kampus di tingkat internasional,” terang Rektor UPGRIS tersebut.
Kedua mahasiswi yang berasal dari prodi Home Economics dan English ini akan menjalani program magang di SMK N 5 Semarang.
Kegiatan berlangsung selama satu bulan penuh mulai 28 Maret hingga 24 April 2026.
Sri Suciati juga mengajak para mahasiswi untuk mengeksplorasi kekayaan kuliner dan budaya khas Kota Semarang.
“Harus cicipi kuliner Semarang dan melihat kekayaan budaya di sini,” kata Sri Suciati kepada kedua mahasiswi asing tersebut.
Ketua Kantor Urusan Internasional (KUI) UPGRIS, Dr. Nur Hidayat, M.Hum., menyebut kolaborasi dengan DMMMSU berlangsung intens dalam beberapa tahun terakhir.
“Pertukaran mahasiswa ini menjadi agenda rutin yang banyak diminati mahasiswa,” ungkap Nur Hidayat mengenai antusiasme program tersebut.
Upaya ini menjadi langkah nyata UPGRIS dalam mewujudkan visi internasionalisasi pendidikan di wilayah Jawa Tengah.
Kerja sama kedua universitas mencakupi berbagai bidang mulai dari seminar internasional hingga penelitian bersama.
[Abdullah Azam]

