JAKARTA, INIKAMPUS – Gen Z cenderung lebih memilih jalur karier sebagai freelancer atau pekerjaan yang tidak terikat pada suatu instansi tertentu.
Gen Z, atau Generasi Z, adalah generasi yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an.
Di Indonesia, rentang tahun kelahiran Gen Z biasanya dari 1997 hingga 2012.
Gen Z tumbuh bersama dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat dan accesible.
Hal ini membuat Gen Z dikenal sebagai generasi yang up-to-date dengan teknologi mutakhir.
Hidup di zaman serbamudah berkat kemajuan teknologi, membuat Generasi Z terbiasa mendapatkan sesuatu secara instan.
WOW! Inilah Sosok Zahran dari ITB, Peraih Dua Medali Internasional yang Ikut CoC 2025
Kisah Varen, Anak Pedagang Kantin SD yang Bisa Kuliah Gratis di UGM
Tak jarang beberapa dari mereka yang masuk dalam kelompok ini juga menjadi sosok yang cenderung individualis.
Penelitian Fiverr
Fiverr melakukan survei pada Gen Z dan membuktikan bahwa hampir 70 persen dari total responden saat ini sedang menjadi atau berencana untuk menjadi freelancer di masa depan.
Dilansir pula dari laman resminya, Fiver,com, Kamis (26/6/2025), freelancer menjadi solusi atas gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terus melanda belakangan ini.
Tak hanya soal PHK, hasil survei Deloitte Global kepada 23.482 Gen Z dan Millennial menunjukkan benang merah antara beberapa faktor di lingkungan pekerjaan dengan kesehatan mental.

