SEMARANG, INIKAMPUS – Gatotkaca adalah tokoh idola Danendra Dananjaya Djuanda.
Saat Festival Dalang Anak Jawa Tengah 2025, siswa Kelas V SD Mondial Semarang ini membawakan lakon Gatotkaca Jedi.
Lakon ini mengisahkan tokoh Gatotkaca, putra Bima, yang terkenal sakti mandraguna.
Saat lahir, ia bernama Jabang Tetuka.
Sejak lahir, tiada satu pun senjata yang mempan buat memotong tali pusarnya.
Untuk itu, Bima mengutus Arjuna adiknya agar memohon senjata Kuntawijaya kepada Dewata.
Sayangnya, Batara Narada salah memberikan senjata.
Bukannya ke Arjuna, melainkan kepada Karna yang memang berparas sama tampannya dengan Arjuna.
Setelah mendapat penjelasan dari Narada, Arjuna mengejar Karna dan merebut senjata Kuntawijaya.
Dalam perebutan pusaka, Arjuna hanya mendapatkan warangka, sedangkan curiga atau isinya tetap di tangan Karna.
Namun warangka tersebut sudah bisa untuk memotong tali pusat Jabang Tetuka, bahkan kemudian menyatu dengan tubuh bayi ajaib itu.
Dosen FBS Unnes Latih Dalang Muda Menulis Naskah Lakon
Oleh Batara Narada, Tetuka menjadi jago para dewa untuk menghadapi raja raksasa yang menyerang kahyangan.
Untuk itu, Narada memasukkannya ke Kawah Candradimuka yang menyerupai belanga dengan air mendidih (jedhi) lengkap dengan berbagai senjata tajam.
Bukannya binasa, Tetuka justru menjelma jadi ksatria gagah perkasa nan sakti mandraguna sehingga diberi nama Gatotkaca.
Danendra Dananjaya membawakan lakon tersebut dengan sangat apik di Kampung Budaya Universitas Negeri Semarang (Unnes), 5 Oktober 2025 lalu.
Dewan juri pun menetapkannya sebagai penyaji terbaik II kategori B (usia 8 – 12 tahun) dengan hadiah trofi dan uang Rp8 juta.
Atas prestasi itu, Danen akan mewakili Jateng ke Festival Dalang Anak Tingkat Nasional.
Jatuh Cinta Wayang sejak Balita
Lahir di Semarang, 18 Desember 2014 dari pasangan pasangan Danang Djuanda dan Riris Setyo Sundari, Danen jatuh cinta pada wayang sejak balita.

