SEMARANG, INIKAMPUS – Beberapa dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang memberikan pelatihan menulis naskah lakon.
Menggandeng Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Jawa Tengah, tim menghadirkan sejumlah dalang muda sebagai peserta.
Selain dalang muda, hadir pula sebagai peserta para pesinden dalam kegiatan di Sekretariat Pepadi Jawa Tengah di Kota Semarang, Selasa 23 September 2025.
ITB Luncurkan Program “GBFIT Berlari untuk Dana Lestari”
Tim narasumber terdiri atas Sungging Widagdo, Prof. Dr. RM. Teguh Supriyanto, dan Pratama Bayu Widagdo, S.Sn., M.Ds.
“Kegiatan bertujuan meningkatkan keterampilan menulis naskah lakon dan memperkuat citra diri generasi penerus dalang dan sinden,” ungkap Sungging Widagdo.
Para peserta juga berlatih nembang macapat sebagai keterampilan utama.
Selanjutnya, mereka mengikuti tahap menulis lakon wayang untuk mengasah kreativitas.
Alunan Gamelan selama Pelatihan
Dalam pelatihan, alunan gamelan berpadu dengan suara sinden muda hingga memenuhi ruangan.
Seorang dalang menirukan suara burung gagak ketika menggambarkan perebutan Cupu Manik Astagina. Cerita berkembang pada kisah Subali, Sugriwa, dan Anjani yang menjalani tapa brata.
“Kami ingin pelatihan ini melahirkan dalang dan sinden yang profesional sekaligus mandiri,” kata Sungging lagi.
Program bertajuk Sinden dan Dalang Muda Idola itu menggunakan model SIMAK untuk penulisan lakon dan konten kreatif.
Menurut Prof. Teguh Supriyanto, model ini membantu peserta membangun citra diri dan meningkatkan rasa percaya diri.
Selain pelatihan, tim juga menyiapkan pendampingan berkelanjutan agar Pepadi Jawa Tengah semakin berkembang secara manajerial.

