SEMARANG, INIKAMPUS – Dosen Universitas PGRI Semarang, Alfiah, meraih gelar doktor Ilmu Pendidikan Bahasa, Jumat, 22 Mei 2026.
Perempuan kelahiran Magelang ini menempuh studi di S3 Ilmu Pendidikan Bahasa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.
Alfiah mempertahankan disertasi berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Bahasa Jawa Berbasis Proyek Kolaborasi untuk Penguatan Deep Learning bagi Peserta Didik SMA”.
Dosen Bahasa Jawa UPGRIS ini lulus dengan IPK 3,96.
Ia menyusun disertasi di bawah bimbingan Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum. dan kopromotor Prof. Dr. Hari Bakti Mardikantoro, M.Hum.
Penguji lain terdiri atas Dr. Sri Suciati, M.Hum., Dr. Prembayun Miji Lestari, M.Hum., Dr. Rahayu Pristiwati, M.Pd., Widhiyanto, M.Pd., Ph.D., dan Dr. Muhammad Burhanudin, M.Hum.
Alfiah meneliti pengembangan model pembelajaran bahasa Jawa berbasis proyek kolaborasi. Ia mengarahkan model itu untuk memperkuat deep learning siswa SMA.
“Model ini terbukti valid, praktis, dan efektif untuk pembelajaran bahasa Jawa di SMA,” ujar Alfiah dalam disertasinya.
Jawab Tantangan Pembelajaran
Lulusan S1 Pendidikan Bahasa Jawa IKIP Semarang (kini Unnes) itu menilai pembelajaran bahasa Jawa membutuhkan pendekatan inovatif dan kontekstual.
Karena itu, ia mengembangkan pembelajaran berbasis proyek kolaborasi.
Menurut Alfiah, guru membutuhkan sintaks pembelajaran yang jelas dan terstruktur. Selain itu, guru memerlukan kolaborasi lintas mata pelajaran.
“Guru membutuhkan keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam pembelajaran,” tulis Alfiah.

