Dampak Kesehatan
Paparan pestisida dalam waktu singkat atau waktu yang lama dapat mengakibatkan gangguan kesehatan.
Berikut ini gangguan kesehatan karena paparan pestisida:
- Iritasi
- Enzim cholinesterase,
- Gangguan fungsi tiroid (hipotiroidisme)
- Gangguan kardiovaskuler (kekakuan aorta)
- Hipertensi
- Diabetes mellitus tipe 2
- infertilitas
- Autisme
- Berat bayi lahir rendah
- Stunting.
Kualitas sumber daya manusia juga akan sangat terganggu oleh dampak kesehatan tersebut, karena berpotensi memengaruhi produktivitas, daya saing, dan ekonomi bangsa Indonesia.
“Dampak kesehatan seperti stunting, berat bayi lahir rendah, dan penyakit metabolik akan mempengaruhi kualitas generasi mendatang,” ucap Dr. Budiyono.
Menurutnya, perlu pengendalian dan pelindungan kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti wanita hamil, bayi, dan anak-anak dari paparan pestisida.
“Upaya ini dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan pada masyarakat; mengembangkan dan menggunakan pestisida yang lebih tidak beracun seperti biopestisida; mengaplikasikan teknologi seperti ozone untuk menghilangkan jamur; pengendalian hama secara terpadu; mengimplementasikan pertanian yang lebih sustainable yaitu pertanian organik; kerja sama lintas bidang ilmu dan sektor terkait masyarakat dalam pengendalian paparan pestisida,” kata Dr. Budiyono.
Kecerdasan Buatan
Dr. Wahyudi menyampaikan makalah “Perancangan Alat Bantu Tunanetra Berbasis Kecerdasan Buatan”.
Ia menjelaskan, teknologi alat bantu memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas, termasuk tunanetra.
Perancangan alat bantu yang inovatif berkontribusi pada pengembangan teknologi yang lebih cerdas dan adaptif, sehingga mampu mendukung navigasi serta meningkatkan kesadaran lingkungan bagi penyandang tunanetra.
