Komitmen Sosial
Direktur Eduhouse, Linggayani Soentoro menjelaskan, Charity Day merupakan agenda tahunan dalam rangka ulang tahun lembaga.
“Tahun lalu Eduhouse mengadakan potong rambut gratis. Tahun ini bertransformasi menjadi pembagian bahan pangan serta pakaian,” ungkapnya.
Lingga menuturkan, pemilihan pembagian pangan sehat karena ingin menyalurkan energi sehat kepada khalayak yang lebih luas.
“Eduhouse tidak ingin sehat sendir. Kami berupaya menjadi perpanjangan tangan dari gerakan kabaikan ini,” kata Lingga.
Menolak Dikotomi Kelas
Lingga mengakui, selama ini distigmakan pembelajaran di kelas sering tidak komprehensif dalam ruang-ruang masyarakat.
Berbeda dari stigma tersebut, Eduhouse menolak dengan memberikan ruang bagi siswanya untuk terjun langsung melalui kegiatan charity day ini.
Penanaman nilai sosial ini terlihat dalam komitmen mereka yang tak ingin ada dikotomi antara sekolah dan kehidupan bermasyarakat.
“Kami ingin menanamkan nilai berbagi dan gotong royong sejak dini. Seringkali, pendidikan hanya berputar di kelas tanpa menyentuh masyarakat. Lewat kegiatan ini, kami ingin anak-anak belajar hidup dalam masyarakat, bukan hanya tentang nilai akademik,” terang Linggayani.

