Terbuka
Konferensi terbuka bagi para peneliti, dosen, dan pemerhati budaya yang ingin mengirimkan makalah ilmiahnya.
Selanjutnya, tersedia delapan subtema utama bagi pengirim makalah ilmiah.
Subtema-subtema tersebut, pertama, “Integration of Local Culture in Technology Design”,
Kedua, “Ethnotechnology and Tradition-Based Innovation”.
Ketiga, “AI and Preservation of Local Language and Culture”.
Keempat, “The Role of Teacher as Guardians of Local Wisdom in Digital Learning Ecosystem”.
Kelima, “Inclusive and Transformative Education through Local Wisdom”.
Keenam, “Local Narratives and Cultural Identity amidst Globalization and Automation”.
Ketujuh, “Literature as a Vehicle for Preserving Local Wisdom in a Digital World”.
Dan, kedelapan, “Oral Literature Aesthetics in the Era of AI Narrative Technology”.
Makalah yang terpilih berkesempatan untuk terpublikasikan di PIJCU Unesa Proceedings.
Pada saat yang sama, makalah juga berpeluang termuat di sejumlah jurnal bereputasi.
Jurnal-jurnal tersebut antara lain Piwulang (Unnes), Paramasastra (Unesa), Baradha (Unesa), Lokabasa (UPI), Sutasoma (Unnes), Ikadbudi Journal (UNY), dan Jurnal Pendidikan Bahasa Bali (Undiksha).
Batas akhir pengumpulan makalah lengkap beserta pembayaran kontribusi, pada 24 Juli 2025.

