JAKARTA, INIKAMPUS – Universitas Indonesia menetapkan sembilan dekan baru dari 16 fakultas pada Selasa, 25 November 2025.
Sebelumnya, UI memulai rangkaian seleksi sejak Agustus 2025.
Panitia juga menilai 40 kandidat melalui verifikasi administrasi dan presentasi terbuka.
Kemudian, UI mengumumkan sembilan nama terpilih di Gedung Science Techno Park UI.
Rektor UI Prof. Heri Hermansyah menegaskan komitmen kampus terhadap kualitas kepemimpinan.
Menurutnya, keputusan ini memastikan kehadiran pemimpin yang membawa pendidikan unggul, riset inovatif, dan kontribusi nyata.
Daftar Dekan Terpilih
Berikut sembilan dekan dan direktur yang memimpin fakultas serta sekolah di UI.
Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani — Fakultas Kedokteran;
Prof. Dr. Tito Latif Indra — FMIPA
Dr. Untung Yuwono — Fakultas Ilmu Budaya
Dicky Pelupessy, Ph.D. — Fakultas Psikologi
Prof. Evi Fitriani, Ph.D. — FISIP
Prof. Indri Hapsari Susilowati — Fakultas Kesehatan Masyarakat
Prof. Wisnu Jatmiko — Fakultas Ilmu Komputer
Dr .Safrin Arifin — Pendidikan Vokasi
Prof Silvia Surini — Fakultas Farmasi
Harapan Pimpinan UI
Heri menekankan pentingnya arah pengembangan yang jelas.
“Para dekan menunjukkan pemahaman kuat tentang visi fakultas dan integrasi tridarma,” katanya.
Selain itu, Heri meminta para dekan meningkatkan ekosistem akademik.
“Saya berharap mereka memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, dan menghadirkan manfaat bagi publik,” katanya.
Peran Panelis dalam Penilaian
UI juga melibatkan beragam panelis berkompeten dalam menentukan para pemimpin baru.
Panelis berasal dari akademisi senior, pakar manajemen perguruan tinggi, dan profesional industri.
Adapun panelis meliputi Irfan Setiaputra, Prof. Gumilar Rusliwa Somantri, Prof. Usman Chatib Warsa, Tri Djoko Santoso, Prof. Bambang Wibawarta, Dr. Atnike Nova Sigiro, Prof. Ella Nurlaella Hadi, Prof. Eko K Budiardjo, dan Mohammad Sumarno.
Tahapan berawal dengan pendaftaran kandidat pada 1–19 September 2025.
Lalu, tim melakukan verifikasi administrasi pada awal Oktober.
Periode masukan publik berlangsung 13 Oktober–13 November.
Akhirnya, para kandidat memaparkan program kerja pada 24–25 November sebagai dasar keputusan final.

