Dalam pameran tersebut, pengunjung dapat melihat langsung desain futuristik dan teknologi canggih yang diterapkan pada Si Jayaraya EV.
Di ajang tersebut, Batavia Team mengangkat tema “Batavia Team Innovation in Energy-Efficient Electric Vehicles”.
“Misi kami, tidak hanya memperkenalkan Batavia Team, tetapi juga memperkenalkan mobil yang kami kembangkan dan perjalanan Batavia Team di ajang internasional,” kata Ersya.
“Melalui keikutsertaan pada kegiatan ini, kami dapat buka crowdfunding untuk menarik sponsor,” tambahnya.
Ersya menambahkan, kehadiran electric vehicle akan sangat membantu untuk mengurangi polusi udara.
Hal itu, menurut dia, menjadi salah satu solusi untuk membangun masa depan yang lebih hijau atau ramah lingkungan.
“Dari sisi teknologi dan inovasi yang ada di kendaraan listrik dan juga makin banyak peminatnya, saya rasa untuk ke depannya electric vehicle ini akan terus berkembang,” kata Ersya.
“Kemungkinan bukan hanya kendaraan jalur darat, melainkan bisa masuk ke jalur laut atau bahkan udara. Misalnya, kapal listrik atau pesawat listrik,” tambahnya.
Riset bersama
Dosen pembimbing, Catur Setyawan Kusumohadi mengatakan, selalu berusaha mendukung setiap langkah maju Batavia Team sejak hari pertama tim itu lahir.
“Kami selalu berusaha untuk mendampingi dari sisi teknis, moril, maupun akademis,” kata dosen FT UNJ tersebut.
“Kami juga melakukan riset bersama dengan para mahasiswa demi kemajuan tim Batavia dan UNJ,” lanjutnya.
Senada, Pratomo Setyadi mengatakan, kesuksesan Batavia Team tidak lepas dari perjuangan dan pengalaman panjang yang lebih dari 13 tahun.
Lebih lanjut, dia mengatakan, pengembangan kendaraan hemat energi juga tidak terlepas dari pasang surut keberhasilan.

