SEMARANG, INIKAMPUS – Kenzie Lintang Trenggono berhasil mengukir prestasi sebagai dalang cilik terbaik se-Jawa Tengah.
Membawakan lakon Laire Wisanggeni pada Festival Dalang Anak Jawa Tengah, di Kampung Budaya Unnes, dia berhasil memukau penonton.
Suara siswa Kelas IV SDN 01 Bener Salatiga ini, lewat suluk, antawacana, dan janturan sungguh meyakinkan.
Demikian pula olah sabet atau kemampuan menggerakkan wayang.
Lahir di Salatiga, 25 Juni 2015, bakat mendalang Kenzie sudah terlihat sejak kelas II SD.
Ketika ia belajar langsung dari ayahnya, Diwoko, seorang dalang sekaligus pendeta.
Tak hanya dari ayah, Kenzie juga menimba ilmu dari eyangnya berlatih di sanggar pedalangan.
Latihan rutin dilakukan setiap Sabtu dan Minggu selama dua jam.
Hobi sejak Belia
Kenzie mengaku menikmati kegiatan itu karena mendalang sudah menjadi hobi sejak belia.
Wayang-wayang koleksi keluarganya yang dulu hanya mainan, kini menjadi jembatan kecintaannya pada dunia pedalangan.
“Pas masih kecil, keluarga punya wayang banyak. Terus dibuat mainan, lama-lama jadi suka,” ungkapnya kepada iniKampus.id.
Dari situlah tumbuh kegemaran yang terus ia tekuni hingga sekarang.
Tokoh idolanya Prabu Baladewa. “Raja Mandura ini tegas dan berani bertindak,” kata pengagum dalang Ki Seno Nugroho yang dikenal lucu itu.
Lakon favorit Kenzie adalah Pendhawa Boyong.
“Seru sekali, perang antara pihak Pandawa dan Kurawa,” katanya mengungkapkan alasannya menyukai lakon itu.
Belajar kerasnya berbuah manis ketika ia meraih juara I lomba pedalangan tingkat karesidenan.
Kemenangan itu pun membawanya melaju ke tingkat provinsi.
Pada Festival Dalang Anak Jawa Tengah, Kenzie kembali bersinar dengan membawa pulang juara pertama.
Prestasi ini membuatnya berkesempatan tampil di tingkat nasional di Jakarta.
Di luar mendalang, Kenzie aktif bermain sepak bola dan mengikuti karawitan di sekolah.
Bahkan, ia bercita-cita menjadi dalang sekaligus pesepak bola profesional pada masa depan.

