Pemerintah Maroko melalui Kementerian Agama Indonesia membuka pendaftaran beasiswa jenjang Sarjana (S1) untuk tahun akademik 2025 bagi lulusan Madrasah Aliyah dan sekolah menengah sederajat. Program ini akan menyeleksi 50 mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Maroko.
Seleksi calon penerima beasiswa akan dilakukan oleh Konsorsium Pusat Bahasa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui ujian berbasis komputer (CBT) dan wawancara, menurut pengumuman yang dirilis Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama pada Minggu (25/5).
Pendaftaran dibuka mulai 26 Mei hingga 2 Juni 2025 melalui laman https://pusatbahasaptki.or.id. “Hanya lulusan tahun 2024 dan 2025 yang dapat mendaftar,” demikian bunyi pernyataan resmi. Pelamar wajib membuat akun, memilih lokasi ujian, dan mengunggah dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, surat keterangan lulus, pas foto, serta surat izin dari orang tua bermaterai.
Biaya seleksi sebesar Rp300.000 akan dibayarkan melalui virtual account setelah pelamar dinyatakan lolos verifikasi dokumen. Materi seleksi terdiri dari kemampuan bahasa Arab melalui CBT serta wawancara mencakup hafalan Al Quran minimal satu juz, Qiroatul Kutub, wawasan keislaman dan kebangsaan. Penilaian akhir ditentukan 70% dari CBT dan 30% dari wawancara.
Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 13 Juni 2025 melalui laman resmi Kemenag. Informasi lebih lanjut tersedia di situs https://pusatbahasaptki.or.id.

