JAKARTA, INIKAMPUS – Pendaftaran sekolah kedinasan 2025 kini memasuki hari keempat belas.
Peminat masih bisa mendaftar hingga batas terakhir, pada 18 Juli 2025.
Hingga Sabtu (12/7/2025), ada sekolah kedinasan yang menjadi terfavorit atau paling banyak pendaftarnya.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat ada 81.124 pendaftar sekolah kedinasan.
Jumlah pendaftar ini bisa bertambah karena masa pendaftaran masih cukup panjang.
Dari jumlah itu, 57.176 pendaftar telah submit atau menuntaskan pendaftaran.
Ada 21.413 pendaftar sudah verifikasi MS (Memenuhi Syarat).
Adapun jumlah verifikasi TMS (Tidak Memenuhi Syarat) sebanyak 1.171.
Dengan demikian, ada 1.171 orang yang tidak lolos di seleksi administrasi.
Namun, siapa saja nama yang tidak lolos seleksi administrasi sekolah kedinasan 2025, baru bisa muncul saat pendaftaran tutup.
BKN mengimbau calon pendaftar harus cek data-data unggahan agar tidak masuk kategori TMS.
“Saat melakukan pendaftaran, pastikan data Sobat BKN sudah sesuai dengan persyaratan ya karena kalau sudah submit hingga klik tahap akhir, datanya tidak bisa diperbaiki,” tulis BKN pada laman Instagram resminya, Sabtu (12/7/2025).
“Baca pengumuman instansi Sekdin sesuai lamaran sebelum mendaftar,” lanjut BKN.
GrabScholar 2025 Hadirkan Beasiswa untuk Pelajar dan Mahasiswa
Mau Belajar Literasi Keuangan Cara Asyik? Dr Rabendra Kenalkan Permainan Tata Harta
Update pendaftar
Dari data yang ada, IPDN kini menjadi posisi pertama sekolah kedinasan terfavorit disusul PKN STAN.
Rupanya, IPDN dan STAN masih menjadi sekolah kedinasan terfaforit bagi Generasi Z atau Gen Z.
Gen Z adalah generasi peralihan dari generasi Y atau milenial.
Menurut Pew Research Center, gen Z merupakan generasi yang lahir antara tahun 1997-2012.
Mereka dikenal sebagai generasi pertama yang tumbuh dengan dunia internet.
Pada umumnya, pendaftar sekolah kedinasan 2025 adalah lulusan SMA 2025, yang lahir pada kisaran tahun 2005-2007.
Jumlah pendaftar IPDN sebanyak 18.800 orang.
Pendaftar PKN STAN berjumlah 14.265 orang.

