JAKARTA, INIKAMPUS – Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Togar Mangihut Simatupang melantik Prof. Dr. Armid, S.Si., M.Si. M.Sc., D.Sc. sebagai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara.
Pelantikan berlangsung di gedung Kementerian Diktisaintek Jakarta, Jumat 1 Agustus 2025.
Prof. Armid akan menjabat sebagai Rektor untuk periode 2025 sampai 2029
Pelantikan ini menandai berakhirnya masa jabatan Prof. Muhammad Zamrun Firihu sebagai Rektor UHO.
Dalam sambutannya, Sekjen KemdiktisaintekTogar menyatakan pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan simbol amanah besar yang harus diemban oleh pemimpin perguruan tinggi.
Rektor Unimus Terima Anugerah Smart Campus Development Leader
“Ini tugas berat untuk memimpin, mengarahkan, mengayomi, serta membawa perubahan positif bagi institusi demi mendukung visi dan misi Kemendiktisaintek,” ujarnya seusai pelantikan.
Ia menekankan, perguruan tinggi pada era transformasi saat ini harus melahirkan lebih dari sekadar lulusan akademis.
“Kampus harus menjadi pusat inovasi, lahirnya pemikiran baru, serta solusi nyata bagi persoalan masyarakat. Kami berharap UHO Kendari dapat memperkuat hilirisasi, industrialisasi, dan kolaborasi dengan sektor industri serta berbagai elemen masyarakat,” lanjut Sekjen.
Ia juga mengingatkan, keberhasilan perguruan tinggi bukan hanya diukur dari pencapaian akademik, melainkan dari peran aktifnya dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia.
“Untuk itu, dukungan seluruh civitas akademika UHO Kendari sangat dibutuhkan agar kepemimpinan baru dapat berjalan efektif,” katanya.
Kementerian juga mengapresiasi kontribusi dan dedikasi Prof. Muhammad Zamrun Firihu selama menjabat sebagai Rektor UHO Kendari dua periode sebelumnya. “Kami menyampaikan terima kasih atas pengabdian beliau yang telah membawa banyak kemajuan.”
Sosok Rektor Baru
Prof. Armid, lahir di Kendari pada 18 Juni 1975.
Ia memulai pengabdian sebagai dosen Universitas Halu Oleo (UHO) sejak 2000.
Sebelum menjadi rektor, Prof. Armid menjabat Wakil Rektor IV UHO Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat sejak 2017.
Sebelumnya, ia memegang berbagai posisi penting di UHO, seperti Sekretaris Senat (2015-2017), Kepala Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (2013-2017), dan Kepala Laboratorium Kimia Analitik FMIPA (2011-2013).
Ia juga aktif di tingkat internasional. Sebagai peneliti di Jepang, ia menjabat Research Assistant dan Foreign Visiting Researcher di University of the Ryukyus, Okinawa (2007-2011).
Di bidang akademik, ia menempuh pendidikan sarjana di Universitas Hasanuddin (1999) dan meraih gelar magister kimia dari Universitas Gadjah Mada (2003). Ia melanjutkan studi di Jepang, meraih Master of Science dalam Marine Chemistry (2007) dan Doktor dalam Marine and Environmental Science dari University of the Ryukyus (2011).
Peran di Luar Kampus
Prof. Armid juga berkontribusi pada seleksi pejabat publik di Sulawesi Tenggara. Ia aktif sebagai panitia seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di berbagai daerah dan tim perumus debat publik calon kepala daerah.
Sebagai akademisi, ia menjadi anggota berbagai organisasi keilmuan, seperti Japan Geoscience Union (JpGU), American Chemical Society (ACS), Himpunan Kimia Indonesia (HKI), dan International Association of Engineers (IAEng).
Pengabdian Prof. Armid juga mendapatkan banyak pengakuan.
Ia menerbitkan sejumlah jurnal ilmiah dan buku, serta memiliki lima karya yang telah mendapatkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).

