Close Menu
  • Beranda
  • Berita
  • Agenda
  • Opini
  • Riset
  • Prestasi
  • Beasiswa
  • Profil
  • Insiprasi
  • iniKids
What's Hot

Mahasiswa Untidar Jadikan MA Al Iman Magelang Panggung Wirausaha Gen Z

10 September 2026

Kemdiktisaintek Buka Perekrutan Evaluator Kelembagaan Perguruan Tinggi

10 September 2026

Serat Wedha Tanaya Bisa Jadi Bekal Pencegahan Child Grooming, Tim Rerengkuh Unnes Ungkap Temuannya

8 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Beranda | Tentang Kami |  Redaksi |  Pedoman Media Siber |  Kebijakan Privasi  | Iklan dan Kerja Sama |  Layanan | Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram
iniKampusiniKampus
  • Beranda
  • Berita
  • Agenda
  • Opini
  • Riset
  • Prestasi
  • Beasiswa
  • Profil
  • Insiprasi
  • iniKids
Donasi
iniKampusiniKampus
Beranda » Syafathur Dwi Aprian, Pede Mendalang dengan Ngapak dan Juara Provinsi
Berita

Syafathur Dwi Aprian, Pede Mendalang dengan Ngapak dan Juara Provinsi

Katarina A SaputriBy Katarina A Saputri10 Oktober 2025Updated:10 Oktober 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Email LinkedIn Pinterest Copy Link
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link LinkedIn Pinterest

SEMARANG, INIKAMPUS –Di ajang Festival Dalang Anak Jawa Tengah, Syafathur Dwi Aprian tampil beda.

Menyajikan lakon Bima Bungkus, ia menggunakan bahasa Jawa dialek Banyumasan atau yang bisa disebut ngapak.

Dari suluk, janturan, hingga pocapan, siswa kelas IX SMPN 1 Adipala, Cilacap ini semuanya menggunakan dialek ngapak.

Penonton di pendapa Kampung Budaya Universitas Negeri Semarang (Unnes), Minggu 6/10/2025) pun berdecak kagum.

Tak ayal jika dewan juri mengganjarnya sebagai juara I Kategori B Festival Dalang Anak 2025 Provinsi Jawa Tengah.

Dengan gelar itu, anak Desa Karanganyar, Kecamatan Adipala, Cilacap itu berhak mewakili provinsi ini di ajang serupa tingkat nasional.

Sebelumnya, ia telah memenangi festival yang sama di tingkat eks Karesidenan Banyumas hingga kemudian tampil di level provinsi.

Anak Bengkel yang Gandrung Wayang

Lahir dari keluarga sederhana, siapa sangka Fathur menyimpan tekad besar untuk mewarnai jagat pewayangan nasional.

Ayahnya, Tukiman, bekerja sebagai bengkel. Ibunya seorang ibu rumah tangga.

Namun dari bengkel kecil itulah, semangatnya untuk mengukir mimpi ditempa.

Fatur tumbuh menjadi anak yang penuh semangat dan pantang menyerah.

Kenzie Lintang Trenggono: Dari Dolanan Menuju Kompetisi Wayang Nasional

Dosen FBS Unnes Latih Dalang Muda Menulis Naskah Lakon

Sejak usia sepuluh tahun, dia telah jatuh cinta pada wayang.

Cinta itu tumbuh dari simbah yang kali pertama mengenalkannya pada wayang dengan keindahan ceritanya.

Kegemarannya muncul karena dia sering melihat pertunjukan wayang hingga akhirnya tumbuh keinginan kuat untuk mencoba sendiri.

Setiap hari sepulang sekolah, Fatur meluangkan waktu untuk berlatih mendalang, baik di rumah Ki Cithut Purba Carita maupun di rumahnya sendiri.

Ia mengidolakan tokoh Raden Werkudara. “Sosoknya gagah, perkasa, dan bertanggung jawab,” katanya.

Dia juga kagum pada dalang Ki Taram Taryo Harsono dan Ki Tarjono Wigyo Pranyoto. “Keduanya memiliki gaya olah vokal dan suluk khas,” ungkapnya.

Ia favoritkan lakon Bima Bungkus karena menurutnya cerita itu mengajarkan kasih sayang orang tua dalam mendidik anak.

Di sela kesibukannya, Fatur tetap berlatih karawitan sekolah dan terlibat dalam berbagai pentas budaya.

Ia mengaku ingin terus memperkenalkan gagrag Banyumasan kepada generasi muda agar wayang tak hanya tinggal cerita.

Kini, anak bengkel itu bersiap menuju panggung nasional, membuktikan bahwa berangkat dari kesederhanaan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

Ia berharap capainnya bisa memotivasi dalang muda lainnya. “Semoga wayang gagrag Banyumasan bisa mendunia,” pungkasnya.

bocah berprestasi dalang anak festival dalang anak Jateng 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Email Threads Copy Link

Konten Terkait

Mahasiswa Untidar Jadikan MA Al Iman Magelang Panggung Wirausaha Gen Z

10 September 2026

Kemdiktisaintek Buka Perekrutan Evaluator Kelembagaan Perguruan Tinggi

10 September 2026

Serat Wedha Tanaya Bisa Jadi Bekal Pencegahan Child Grooming, Tim Rerengkuh Unnes Ungkap Temuannya

8 September 2026

Pakar AI UPTM Malaysia Bahas Bisnis Digital di UIN Gus Dur

8 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Konten Terbaru

Mahasiswa Untidar Jadikan MA Al Iman Magelang Panggung Wirausaha Gen Z

10 September 2026

Kemdiktisaintek Buka Perekrutan Evaluator Kelembagaan Perguruan Tinggi

10 September 2026

Serat Wedha Tanaya Bisa Jadi Bekal Pencegahan Child Grooming, Tim Rerengkuh Unnes Ungkap Temuannya

8 September 2026

Pakar AI UPTM Malaysia Bahas Bisnis Digital di UIN Gus Dur

8 September 2026

Kemdiktisaintek Buka Seleksi Anggota Majelis Akreditasi dan Dewan Eksekutif BAN-PT

8 September 2026

Langganan Informasi Terbaru

Dapatkan berita pendidikan terbaru dari Inikampus seputar pendidikan, beasiswa, dll

IniKampus adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini seputar dunia pendidikan tinggi di Indonesia dan mancanegara. Kami hadir untuk menjadi referensi terpercaya bagi mahasiswa, dosen, akademisi, serta masyarakat umum yang peduli terhadap perkembangan sektor pendidikan.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube

Mahasiswa Untidar Jadikan MA Al Iman Magelang Panggung Wirausaha Gen Z

10 September 2026

Kemdiktisaintek Buka Perekrutan Evaluator Kelembagaan Perguruan Tinggi

10 September 2026

Serat Wedha Tanaya Bisa Jadi Bekal Pencegahan Child Grooming, Tim Rerengkuh Unnes Ungkap Temuannya

8 September 2026

Langganan Informasi Terbaru

Dapatkan berita pendidikan terbaru dari Inikampus seputar pendidikan, beasiswa, dll

© 2026 IniKampus. Designed by Inikampus.
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Panduan Kolumnis
  • Kebijakan Privasi
  • Iklan
  • Layanan
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.