Close Menu
  • Beranda
  • Berita
  • Agenda
  • Opini
  • Riset
  • Prestasi
  • Beasiswa
  • Profil
  • Insiprasi
  • iniKids
What's Hot

Mahasiswa Bahasa Jawa Unnes Lolos PKM Riset Sosial Humaniora Kemdiktisaintek

25 Mei 2026

SMPIT-SMAIT Bina Amal Semarang Raih Penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026

23 Mei 2026

Alfiah Dosen UPGRIS Raih Doktor lewat Model Pembelajaran Bahasa Jawa Berbasis Proyek

22 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Beranda | Tentang Kami |  Redaksi |  Pedoman Media Siber |  Kebijakan Privasi  | Iklan dan Kerja Sama |  Layanan | Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram
iniKampusiniKampus
  • Beranda
  • Berita
  • Agenda
  • Opini
  • Riset
  • Prestasi
  • Beasiswa
  • Profil
  • Insiprasi
  • iniKids
Donasi
iniKampusiniKampus
Beranda » Kisah Varen, Anak Pedagang Kantin SD yang Bisa Kuliah Gratis di UGM
Insiprasi

Kisah Varen, Anak Pedagang Kantin SD yang Bisa Kuliah Gratis di UGM

Ema Ch PattyogaBy Ema Ch Pattyoga19 Juni 2025Updated:19 Juni 20252 Komentar4 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Email LinkedIn Pinterest Copy Link
Varen Syifa Maudina bersama sang ibu, yang menjadi sumber semangatnya untuk kuliah. (Dok Humas UGM)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link LinkedIn Pinterest

YOGYAKARTA, INIKAMPUS – Guratan senyum mengembang di wajah Varen Syifa Maudina (19).

Gadis asal Bantul, Yogyakarta, itu merupakan mahasiswi baru Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Hebatnya, Varen masuk kuliah lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Yang lebih mentereng, dia juga memperoleh pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) 100 persen.

Di balik prestasi gemilang Varen, berdiri sosok ibu luar biasa yang selama ini menjadi sumber kekuatan dan menjadi penopang keluarga.

Sejak bayi, Varen tumbuh tanpa kehadiran sang ayah, yang telah bertahun-tahun pergi meninggalkan mereka.

Tulang punggung

Sepeninggal suami, ibu Varen, Siti Darojah (53), kemudian mengambil peran sebagai pengasuh sekaligus tulang punggung keluarga.

Pada mulanya, badai itu datang pada keluarga Siti, sejak gempa mengguncang Yogyakarta, pada 2007, dan menghancurkan usaha keluarga.

Kemudian, derita Siti bertambah dengan munculnya masalah rumah tangga.

Alih-alih putus asa, sejak itu Siti justru bekerja keras.

Dia tidak memiliki pilihan lain, kecuali berjualan di kantin sekolah dasar (SD) di daerah Jetis, Kabupaten Bantul.

Hal itu dia lakukan untuk mencukupi kebutuhan Varen dan kakaknya yang saat itu duduk di bangku SD.

“Saya memprioritaskan anak-anak, apa pun saya lakukan dan saya fokuskan untuk kehidupan anak,” ujar Siti, Rabu (18/6/2025).

Dengan pekerjaan ibunya tersebut, Varen sudah terbiasa bangun pagi sejak kecil.

Selanjutnya, dia membantu ibunya menyiapkan menu yang akan dijajakan di sekolah.

Bahkan, Varen sudah sampai di gerbang sekolah, pada pukul lima pagi, karena ibunya harus segera bergegas untuk mempersiapkan lapak.

Karya Mahasiswa UI Masuk Daftar 30 Film Pilihan Sony Future Filmmaker Awards 2025

Tim FT UNS Solo Juara Favorit International Paper Innovation Contest di Undip

1 2 3
bantul berjuang bimbel bimbingan belajar doa ibu jalur snbp kantin sd kekuatan perempuan kisah inspiratif mahasiswa baru mahasiswa ugm semangat berjuang ugm yogyakarta yogyakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Email Threads Copy Link

Konten Terkait

Auliya, Calon Asisten Dosen Kelas Unggulan Udinus yang Berhasil Keluar dari Zona Introvert

29 Maret 2026

Sosok Meutia Lulusan Terbaik Unnes: Gelar Sarjana Bukan Akhir

1 Desember 2025

Sosok Rifa Wisudawati Terbaik Unesa, Gaji Dosen PTS Jadi Topik Skripsi

24 November 2025

VR Healing, Unnes Bantu Pulihkan Trauma Remaja di Griya Welas Asih

4 November 2025
View 2 Comments

2 Komentar

  1. Pingback: Cerita Inspiratif Sherly Phangestu, Mahasiswa Indonesia Peroleh Pujian CEO Apple - iniKampus

  2. Pingback: Gen Z Lebih Pilih Jadi ‘Freelancer’, Ternyata Alasannya Bukan Cuma Cuan - iniKampus

Leave A Reply Cancel Reply

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Konten Terbaru

Mahasiswa Bahasa Jawa Unnes Lolos PKM Riset Sosial Humaniora Kemdiktisaintek

25 Mei 2026

SMPIT-SMAIT Bina Amal Semarang Raih Penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026

23 Mei 2026

Alfiah Dosen UPGRIS Raih Doktor lewat Model Pembelajaran Bahasa Jawa Berbasis Proyek

22 Mei 2026

Heri Purnomo Ajak Mahasiswa Bahasa Jawa Unnes Susun Alur Tujuan Pembelajaran

22 Mei 2026

FBS Unnes Kembali Borong Juara Nembang Macapat Nasional

21 Mei 2026

Langganan Informasi Terbaru

Dapatkan berita pendidikan terbaru dari Inikampus seputar pendidikan, beasiswa, dll

IniKampus adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini seputar dunia pendidikan tinggi di Indonesia dan mancanegara. Kami hadir untuk menjadi referensi terpercaya bagi mahasiswa, dosen, akademisi, serta masyarakat umum yang peduli terhadap perkembangan sektor pendidikan.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube

Mahasiswa Bahasa Jawa Unnes Lolos PKM Riset Sosial Humaniora Kemdiktisaintek

25 Mei 2026

SMPIT-SMAIT Bina Amal Semarang Raih Penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026

23 Mei 2026

Alfiah Dosen UPGRIS Raih Doktor lewat Model Pembelajaran Bahasa Jawa Berbasis Proyek

22 Mei 2026

Langganan Informasi Terbaru

Dapatkan berita pendidikan terbaru dari Inikampus seputar pendidikan, beasiswa, dll

© 2026 IniKampus. Designed by Inikampus.
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Panduan Kolumnis
  • Kebijakan Privasi
  • Iklan
  • Layanan
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.