BOJONEGORO, INIKAMPUS– Geopark Bojonegoro menjadi tema besar Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Universitas Bojonegoro (Unigoro) 2025.
KKN tersebut mengusung misi mendorong optimalisasi desa dalam mengembangkan Geosite, Biosite, dan Culture.
Hal itu menjadi tugas utama mahasiswa dalam menjalankan program di tiap KKNTK.
Salah satunya kelompok 28 KKNTK Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro, mengusung misi mengembangkan musik oklik.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unigoro, itu mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan musisi lintas genre di Bumi Angling Dharma.
Koordinator Kelompok 28 KKNTK, Eko Yudi Tristanto menyampaikan, upaya ini bertujuan menjaga eksistensi oklik yang adaptif dan kolaboratif.
“Tanpa mengurangi rasa hormat kami pada tradisi pakem oklik, upaya kolaborasi ini sebagai wujud memperluas ruang promosi oklik sebagai karya musik khas Bojonegoro,” ujar Eko, Kamis (26/6/2025).
Proses observasi
Anggota Kelompok 28 KKNTK Unigoro, Agung Kurniawan menjelaskan, kelompoknya terus mengembangkan data yang ada.
Agung menambahkan, proses observasi masih berjalan, sejak bulan lalu.
Dari observasi di Desa Kalirejo, kata Agung, timnya mendapatkan data kelompok oklik yang bergerak secara swadaya.
Yang menarik, kata dia, kelompok oklik itu beranggotakan pelajar setingkat SD-SMP.

