“Ini wajib setiap semester.”
“Kami harus lapor kepada Mendikti Saintenk.”
“Bagi kami, tidak masalah, kami pasti akan melakukan kewajiban tersebut,” tandasnya.
Namun secara pasti, lanjut Prof Toto, UIN Surakarta siap membuktikan diri dengan perguruan tinggi negeri (PTN) lain di Indonesia.
“Kami makin siap bersaing dengan kampus lainnya,” ucapnya.
Selain itu, kehadiran Prodi Informatika semakin menguatkan tagline UIN Surakarta saat ini.
“Kampus Religius, Kuliah Cepat Lulus!”
Artinya, tak sekadar fokus pada prodi keagamaan, tetapi juga mendalami prodi umum.
“Tak sekadar meraih keberkahan ukhrawi, tetapi juga mencapai kemakmuran duniawi,” kata Prof Toto Suharto.
Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah UIN Surakarta, Dr Fauzi Muharom juga menyambut penuh suka pembukaan prodi tersebut.
Baginya, ini adalah sinyal positif bahwa kampus semakin mampu mengelola prodi-prodi favorit bagi para calon mahasiswa.
“Kami yakin, kami siap mengelola prodi tersebut,” katanya. (*)
Sumber: UIN Surakarta
