Stella sukses lulus dengan Magna CumLaude with Highest Honor.
Selanjutnya dia mengambil S2 dan S3 di Northwestern University dengan topik psikologi kognitif.
Stella pernah menjadi guru besar di Universitas Swarthmore, Pennsylvania Amerika Serikat, pada 2012-2018.
Kini, dia merupakan guru besar Universitas Tsinghua, China, sejak 2018.
Tsinghua masuk dalam top 20 universitas di dunia berdasar dari QS World University Ranking 2025.
Stella masih aktif bekerja di universitas tersebut sebagai pengajar di Departemen Psikologi, Ketua Riset di Laboraturium Otak dan Kecerdasan, dan Direktur Pusat Kognisi Anak.
Sebagai periset, Stella diklaim memiliki kontribusi yang signifikan di dunia penelitian.
Stella kerap mendapatkan penghargaan berkat publikasinya.
Dia juga telah menerbitkan 21 jurnal internasional dan dua buku pada 2022.
Wajah Stella Christie cukup menarik perhatian wartawan ketika Prabowo memanggil orang, pada 15 Oktober 2024.
Prabowo kemudian menunjuk wanita kelahiran 11 Januari 1979 itu sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Riset.
Jobdesk ini dikira sesuai dengan pekerjaan Stella yang berkutat dengan cara kerja otak hingga hubungannya dengan sosial.
IQ 78
Pada Februari 2025 lalu, Stella sempat angkat bicara soal hasil studi Richard Lynn dan David Becker, yang yang dipublikasikan dalam buku mereka The Intelligence of Nations” tahun 2019.
Hasil studi menyebut bahwa rata-rata IQ orang Indonesia adalah 78.

